Pertanyaan tentang Pakaian Merah

Yesaya 63:2

Pembalasan dan Penebusan Allah

“Mengapa pakaian-Mu merah dan baju-Mu seperti orang yang mengirik di pemerasan buah anggur?”

Yesaya 63:2 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Yesaya 63:2?

Pertanyaan ini adalah keheranan terhadap penampilan Tuhan yang berlumuran darah. Ini menggambarkan murka-Nya terhadap dosa dan kehancuran yang dijatuhkan-Nya kepada musuh-musuh-Nya, untuk menegakkan keadilan dan membebaskan umat-Nya.

Latar belakang

Tanya tentang Pakaian Berlumuran

Yesaya bertanya mengapa pakaian tokoh itu merah, seperti pakaian orang yang mengirik buah anggur. Pertanyaan ini mengundang pembaca untuk memahami makna di balik penampakan yang mengerikan itu.

Di mana

Yerusalem

Dalam penglihatan kenabian

Kapan

~700 SM

Periode Kerajaan Yehuda

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Pelayanan Yesaya di Yehuda
Penghancuran Yerusalem
Kamu di sini
N

Yang berbicara

Nabi Yesaya

Nabi besar abad ke-8 SM, penulis kitab Yesaya

S

Kepada

Sosok misterius

Pejuang Allah yang muncul dari Edom

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

אָדֹם

adom · merah

berwarna merah, seperti darah atau anggur

בֶּגֶד

beged · pakaian

jubah atau pakaian luar

דָּרַךְ

darakh · mengirik

menginjak, menginjak-injak (mis. anggur)

Kata-kata ini menunjukkan bahwa warna merah bukan sekadar warna; ini berkaitan dengan tindakan menginjak, yang melambangkan pembalasan dan penghancuran musuh.

Tahukah kamu

Pemerasan Anggur

Pada zaman dahulu, mengirik anggur dilakukan dengan menginjak-injak buah anggur dalam tempat pemerasan, sehingga pakaian bisa kena percikan jus anggur.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Yesaya 63:2

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Yesaya 63:2

✕  Sering dikira

Pertanyaan ini hanya retoris tanpa jawaban.

✓  Yang sebenarnya

Pertanyaan ini memicu penjelasan penting dari tokoh itu tentang pembalasan.

✕  Sering dikira

Pakaian merah berarti Allah penuh amarah tanpa kasih.

✓  Yang sebenarnya

Konteks lebih luas menunjukkan Allah juga Pribadi yang menebus umat-Nya dengan kasih.

Renungan

Renungan Singkat Yesaya 63:2

Terkadang kita bertanya mengapa Tuhan membiarkan penderitaan atau menghakimi dengan keras. Namun, kemarahan-Nya selalu bertujuan untuk keselamatan umat-Nya. Marilah kita belajar melihat keadilan Tuhan sebagai bagian dari kasih-Nya yang menyelamatkan.

Ya Tuhan, ajari aku memahami keadilan-Mu sebagai wujud kasih, dan beri aku hati yang taat pada jalan-Mu. Amin.