Pemanenan Anggur Murka

Wahyu 14:19

Pengumpulan untuk Penghakiman

Maka, malaikat itu mengayunkan sabitnya ke bumi dan mengumpulkan gugusan buah anggur dari pohon anggur di bumi dan melemparkannya ke dalam batu kilangan besar murka Allah.

Wahyu 14:19 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Wahyu 14:19?

Ayat ini menggambarkan penghakiman Allah yang terakhir. Malaikat mengayunkan sabitnya dan mengumpulkan buah anggur dari bumi, yang melambangkan orang-orang jahat. Buah anggur itu dilemparkan ke dalam 'batu kilangan besar murka Allah', yaitu tempat pemerasan anggur yang menggambarkan hukuman Allah yang dahsyat atas dosa.

Latar belakang

Pengumpulan Bagi Penghakiman

Malaikat dengan sabit tajam segera mengayunkan sabitnya ke bumi dan mengumpulkan gugusan buah anggur dari pohon anggur bumi. Semua ini kemudian dilemparkan ke dalam batu kilangan besar murka Allah.

Di mana

Bumi

Pengumpulan dari semua yang akan menghadapi penghakiman dengan murka

Kapan

~95 M

Eksekusi pengumpulan anggur murka

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Perintah untuk mengumpulkan anggur
Anggur dilemparkan ke dalam batu kilangan murka Allah
Kamu di sini
M

Yang berbicara

Malaikat dengan sabit tajam

Melaksanakan pengumpulan anggur dari pohon anggur bumi

S

Kepada

Semua penghuni surga

Menyaksikan eksekusi penghakiman Tuhan atas mereka yang menolak

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

βάλλω (ballo)

melemparkan · thrust

Tindakan yang kuat dan aggressive, membuang mereka yang dikutuk ke dalam penghakiman

λήνος (lenos)

batu kilangan · wine press

Tempat di mana anggur diisap dengan kekerasan untuk mengeluarkan jus/darah mereka

θυμὸς τοῦ θεοῦ (thymos tou theou)

murka Allah · wrath of God

Kemarahan yang intens dan dahsyat dari Allah terhadap dosa dan ketidakasihannya

Pengumpulan anggur ke dalam batu kilangan murka Allah bukan hanya tentang pemisahan—ini adalah tentang penghakiman yang keras dan intensitas murka Tuhan.

Tahukah kamu

Pemerasan Anggur

Dalam budaya Timur Tengah kuno, pemerasan anggur adalah proses yang brutal dan brutal. Anggur diinjak-injak sehingga darah (jus) keluar dengan kuat. Simbol ini digunakan untuk menggambarkan kekerasannya dari penghakiman Tuhan.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Wahyu 14:19

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Wahyu 14:19

✕  Sering dikira

Anggur yang dikumpulkan akan dijadikan minuman untuk dirayakan

✓  Yang sebenarnya

Anggur dikumpulkan untuk diisap dalam murka—proses penghakiman yang brutal

✕  Sering dikira

Batu kilangan adalah tempat untuk memeras hasil yang baik

✓  Yang sebenarnya

Batu kilangan adalah alat penghakiman untuk mengekstrak dan mengeksekusi murka

Renungan

Renungan Singkat Wahyu 14:19

Kita mungkin bertanya-tanya mengapa Allah membiarkan kejahatan terjadi. Ayat ini mengingatkan kita bahwa ada hari penghakiman yang pasti. Daripada takut atau menghakimi orang lain, mari kita fokus untuk hidup setia dan mengasihi, karena kita tahu Allah akan menyelesaikan segalanya dengan adil pada waktunya.

Tuhan, terima kasih atas keadilan-Mu yang sempurna; tolonglah kami untuk hidup dengan hormat dan takut akan Engkau, sementara kami menantikan hari pembebasan-Mu. Amin.