Bait Suci Dijarah

Yesaya 63:18

Ratapan dan Pengharapan di Tengah Kehancuran

Umat-Mu memiliki tempat kudus-Mu hanya untuk sementara saja, tetapi musuh-musuh kami telah menginjak-injak tempat kudus-Mu.

Yesaya 63:18 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Yesaya 63:18?

Umat Tuhan menyadari bahwa mereka hanya menikmati tempat kudus-Nya untuk sementara, namun musuh telah menginjak-injaknya. Ini adalah ratapan tentang kehilangan berkat dan kehadiran Tuhan, akibat dosa bangsa itu.

Latar belakang

Kekudusan Dijajah

Yesaya mengingatkan bahwa umat TUHAN hanya memiliki tempat kudus untuk sementara, tetapi musuh telah menginjak-injaknya. Ini menjadi penegasan bahwa kehilangan Bait Suci adalah akibat dosa, bukan tanda Allah meninggalkan mereka.

Di mana

Yerusalem

Di dekat reruntuhan Bait Suci, masa pembuangan

Kapan

~700 SM

Periode pembuangan dan pemulihan

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Kehancuran Bait Suci
Pemulihan Israel
Kamu di sini
N

Yang berbicara

Nabi Yesaya

Nabi besar, ~740 SM, penuh empati

T

Kepada

TUHAN

Allah Israel, yang diajak berbicara

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

מִקְדָּשׁ

miqdash · tempat kudus

Tempat khusus yang dikhususkan untuk Allah.

מִצְעָר

mitz'ar · sementara

Sedikit, singkat, kecil.

רָמַס

ramas · menginjak-injak

Menginjak dengan kasar, menghancurkan.

Tempat kudus yang 'sementara' dan 'diinjak-injak' menunjukkan bahwa kekudusan tidak bisa dijamin oleh bangunan, melainkan oleh kehadiran Allah.

Tahukah kamu

Bait Suci yang Hancur

Bait Suci Solomon dihancurkan oleh Babel pada 586 SM, tetapi Yesaya, yang hidup ~100 tahun sebelumnya, dalam penglihatan sudah melihat kehancurannya.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Yesaya 63:18

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Yesaya 63:18

✕  Sering dikira

Menganggap Bait Suci adalah satu-satunya tempat Allah.

✓  Yang sebenarnya

Roh Allah tetap menyertai di pembuangan.

✕  Sering dikira

Menghakimi umat sebagai tidak setia.

✓  Yang sebenarnya

Nada di sini adalah ratapan dan permohonan, bukan penghakiman.

Renungan

Renungan Singkat Yesaya 63:18

Jangan anggap remeh berkat dan kehadiran Tuhan dalam hidup kita. Jagalah kekudusan dan hubungan kita dengan-Nya agar kita tidak kehilangan sukacita dan perlindungan-Nya.

Tuhan, peliharalah tempat kudus hidupku, dan jangan biarkan dosa menginjak-injak kehadiran-Mu di dalamku. Amin.