Pertanyaan yang Menyayat
Yesaya 63:17
Ratapan dan Pengharapan di Tengah Kehancuran
“Ya TUHAN, mengapa Engkau membuat kami menyimpang dari jalan-jalan-Mu dan mengeraskan hati kami dari rasa takut akan Engkau? Kembalilah, demi hamba-hamba-Mu, suku-suku milik pusaka-Mu.”Yesaya 63:17 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Ya TUHAN, mengapa Engkau biarkan kami sesat dari jalan-Mu, dan mengapa Engkau tegarkan hati kami, sehingga tidak takut kepada-Mu? Kembalilah oleh karena hamba-hamba-Mu, oleh karena suku-suku milik kepunyaan-Mu!”Yesaya 63:17 · TB
Terjemahan Baru
“Ya TUHAN, mengapa Kaubiarkan kami tersesat? Mengapa Engkau menegarkan hati kami sehingga kami tidak takut kepada-Mu? Kembalilah demi hamba-hamba-Mu, demi umat-Mu, milik pusaka-Mu.”Yesaya 63:17 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“O LORD, why hast thou made us to err from thy ways, and hardened our heart from thy fear? Return for thy servants’ sake, the tribes of thine inheritance.”Yesaya 63:17 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Yesaya 63:17?
Yesaya bertanya mengapa Tuhan mengizinkan mereka tersesat dan mengeraskan hati mereka. Ia memohon Tuhan kembali demi hamba-hamba-Nya dan suku-suku milik pusaka-Nya, menunjukkan kerinduan pemulihan hubungan.
Latar belakang
Mengapa Kau Buat Kami Sesat?
Yesaya mempertanyakan mengapa TUHAN tampak membiarkan mereka menyimpang dan mengeraskan hati. Ia memohon agar Allah kembali demi hamba-hamba-Nya dan suku-suku milik pusaka-Nya, menunjukkan frustrasi dan harapan.
Di mana
Yerusalem
Di tengah reruntuhan kota, masa pembuangan
Kapan
~700 SM
Periode pembuangan dan pemulihan
Yang berbicara
Nabi Yesaya
Nabi besar, ~740 SM, penuh empati
Kepada
TUHAN
Allah Israel, yang diajak berbicara
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
תָּעָה
ta'ah · menyimpang
Tersesat, berkelana tanpa arah.
קָשָׁה
qashah · mengeraskan
Membuat keras, kaku, tidak responsif.
שׁוּב
shuv · Kembalilah
Berbalik, kembali ke arah semula.
Kombinasi 'tersesat' dan 'keras hati' menunjukkan kondisi yang tampak tanpa harapan, tetapi 'kembali' adalah undangan agar Allah memulihkan.
Tahukah kamu
Pengerasan Hati
Kata 'mengeraskan' mengingatkan pada Firaun, tetapi di sini Yesaya bertanya apakah Allah sendiri yang mengeraskan hati umat-Nya—sebuah paradoks iman.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Yesaya 63:17
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Yesaya 63:17
✕ Sering dikira
Menyalahkan Allah atas dosa umat.
✓ Yang sebenarnya
Pertanyaan ini adalah ungkapan iman yang jujur, bukan tuduhan.
✕ Sering dikira
Mengira Tuhan tidak mau kembali.
✓ Yang sebenarnya
Permohonan justru lahir dari harapan bahwa Ia akan kembali.
Renungan
Renungan Singkat Yesaya 63:17
Ketika kita mengalami kemerosotan rohani, kita dapat meminta Tuhan dengan rendah hati untuk memulihkan hati kita. Kesadaran bahwa kita milik-Nya memberi dasar untuk berdoa memohon pertobatan.
Tuhan, ampunilah aku jika hatiku mengeras; kembalikanlah aku kepada jalan-Mu demi kemuliaan-Mu. Amin.