Penjaga di tembok
Yesaya 62:6
Janji pemulihan Sion
“Di atas tembok-tembokmu, hai Yerusalem, Aku telah menempatkan para penjaga. Sepanjang siang dan sepanjang malam, mereka tidak akan berdiam diri. Hai kamu yang mengingat TUHAN, jangan beristirahat”Yesaya 62:6 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Di atas tembok-tembokmu, hai Yerusalem, telah Kutempatkan pengintai-pengintai. Sepanjang hari dan sepanjang malam, mereka tidak akan pernah berdiam diri. Hai kamu yang harus mengingatkan TUHAN kepada Sion, janganlah kamu tinggal tenang”Yesaya 62:6 · TB
Terjemahan Baru
“Di tembok Yerusalem aku menempatkan pengawal; siang dan malam mereka tak boleh diam, tetapi harus terus mengingatkan Allah akan janji yang sudah dibuat-Nya.”Yesaya 62:6 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“I have set watchmen upon thy walls, O Jerusalem, which shall never hold their peace day nor night: ye that make mention of the LORD, keep not silence,”Yesaya 62:6 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Yesaya 62:6?
Allah menempatkan para penjaga di tembok Yerusalem yang tidak boleh berdiam diri siang dan malam, dan umat Diajak untuk terus mengingat Tuhan tanpa berhenti. Ini menekankan pentingnya doa dan kewaspadaan yang terus-menerus.
Latar belakang
Tugas penjaga doa
TUHAN menempatkan penjaga di tembok Yerusalem yang tidak boleh diam siang dan malam. Mereka harus terus mengingatkan TUHAN dan tidak memberi-Nya istirahat sampai Yerusalem dipulihkan. Ini menunjukkan pentingnya doa yang tekun dan tidak pernah berhenti.
Di mana
Yerusalem (visi nubuat)
Di atas tembok kota, mungkin pada malam hari
Kapan
~700 SM
Kitab Nabi-nabi
Yang berbicara
TUHAN
Allah Israel, yang berfirman melalui nabi
Kepada
Para penjaga dan umat
mereka yang mengingat TUHAN dan berdoa
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
שֹׁמְרִים
shomrim · penjaga
penjaga, pengawal, orang yang menjaga
הַמַּזְכִּרִים
hamazkirim · mengingat
orang-orang yang mengingatkan, yang menyebut nama TUHAN dalam doa
דֳּמִי
domi · beristirahat
diam, berhenti, tenang; juga bisa berarti 'keheningan'
Gabungan kata 'penjaga' dan 'mengingat' menunjukkan bahwa doa adalah bentuk penjagaan dan pengingatan akan janji Allah. 'Jangan beristirahat' berarti doa yang terus-menerus, tidak putus-putus, seperti penjaga yang tidak tidur.
Tahukah kamu
Penjaga yang berdoa
Dalam konteks ini, 'penjaga' bukan hanya pengawal fisik, tetapi juga pendoa yang berdiri di hadapan Allah mewakili umat. Mereka seperti 'pendoa syafaat' yang terus berdoa.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Yesaya 62:6
Mazmur 121:4
Penjaga tidak tidur
“Sesungguhnya tidak tidur dan tidak terlelap Penjaga Israel.”
Lukas 18:1
Doa tidak jemu
“Yesus mengatakan suatu perumpamaan kepada mereka untuk menegaskan, bahwa mereka harus selalu berdoa dengan tidak jemu-jemu.”
Yesaya 62:7
Lanjutan ayat
“dan jangan biarkan Dia beristirahat, sampai Dia mendirikan dan menjadikan Yerusalem sebuah pujian di bumi.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Yesaya 62:6
✕ Sering dikira
Penjaga ini adalah malaikat atau makhluk roh.
✓ Yang sebenarnya
Penjaga di sini adalah manusia, mungkin para nabi atau umat yang berdoa, yang ditugaskan untuk berdoa.
✕ Sering dikira
Kita bisa 'memaksa' Allah dengan doa kita.
✓ Yang sebenarnya
Ini adalah cara berbicara yang antropomorfis; doa kita tidak memaksa Allah, tetapi Allah menginginkan kita berpartisipasi dalam rencana-Nya.
Renungan
Renungan Singkat Yesaya 62:6
Mari kita menjadi penjaga dalam doa, tidak hanya untuk diri sendiri tetapi juga untuk orang lain. Doa yang tekun dan tidak menyerah dapat membawa perubahan, karena kita mengingatkan Tuhan akan janji-Nya.
Tuhan, ajari aku untuk setia berdoa tanpa lelah, dan jadikan aku penjaga bagi keluargaku dan bangsaku. Amin.