Penantian yang tak henti-hentinya
Yesaya 62:1
Janji Pemulihan dan Kegembiraan Sion
PerikopYerusalem Baru: Kota Penuh Kebaikan · Yesaya 62:1-12 →“Demi Sion, Aku tidak akan berdiam diri; dan demi Yerusalem, aku tidak akan diam sampai kebenarannya memancar seperti cahaya, dan keselamatannya seperti obor yang menyala.”Yesaya 62:1 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Oleh karena Sion aku tidak dapat berdiam diri, dan oleh karena Yerusalem aku tidak akan tinggal tenang, sampai kebenarannya bersinar seperti cahaya dan keselamatannya menyala seperti suluh.”Yesaya 62:1 · TB
Terjemahan Baru
“Demi Yerusalem aku akan berbicara, demi Sion aku tak akan tinggal diam, sampai ia diselamatkan dan kemenangannya bersinar seperti obor di waktu malam.”Yesaya 62:1 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“For Zion’s sake will I not hold my peace, and for Jerusalem’s sake I will not rest, until the righteousness thereof go forth as brightness, and the salvation thereof as a lamp that burneth.”Yesaya 62:1 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Yesaya 62:1?
Allah berjanji tidak akan tinggal diam sampai Yerusalem dipulihkan dan kebenarannya bersinar. Ini menunjukkan kesetiaan dan kerinduan Allah untuk membawa keselamatan bagi umat-Nya, dan Dia akan bertindak untuk mewujudkannya.
Latar belakang
Tekad untuk Sion
Dalam pasal ini, Tuhan berbicara melalui Yesaya dengan tekad yang kuat untuk tidak berdiam diri demi Sion. Ini bukan sekadar perasaan, melainkan komitmen ilahi untuk memulihkan umat-Nya. Sion, yang pernah dihancurkan, akan mengalami kebenaran dan keselamatan yang bersinar seperti cahaya.
Di mana
Yerusalem
Kemungkinan di bait suci atau tempat umum, saat berkhotbah
Kapan
~700 SM
Kerajaan Yehuda
Yang berbicara
Nabi Yesaya
Nabi yang melayani di Yehuda, ~700 SM
Kepada
Orang Yehuda dan Yerusalem
Masyarakat yang hidup di masa krisis dan pengharapan
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
חָשָׁה
chashah · diam
Berhenti bertindak, tidak berbicara; berarti juga menahan diri.
צֶדֶק
tsedeq · kebenaran
Keadilan atau kebenaran yang sesuai dengan standar Tuhan.
יְשׁוּעָה
yeshu'ah · keselamatan
Pembebasan, kelepasan dari bahaya atau musuh.
Ketiga kata ini menunjukkan bahwa Tuhan tidak akan tinggal diam sampai keadilan dan pembebasan hadir. Ini adalah janji aktif, bukan sekadar perkataan.
Tahukah kamu
Kata 'diam' dalam bahasa Ibrani
Kata 'diam' di sini bukan sekadar tidak berbicara, tetapi juga berarti 'berhenti bertindak'. Ini menunjukkan bahwa Tuhan tidak akan berhenti bekerja sampai janji-Nya terpenuhi.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Yesaya 62:1
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Yesaya 62:1
✕ Sering dikira
Mengira ayat ini berbicara tentang nabi yang tidak berhenti berdoa.
✓ Yang sebenarnya
Subjek 'Aku' adalah Tuhan sendiri; Dia yang berkomitmen untuk bertindak.
✕ Sering dikira
Menganggap 'diam' hanya berarti tidak bersuara, padahal juga berarti tidak bertindak.
✓ Yang sebenarnya
Kata Ibrani mencakup ketiadaan tindakan, bukan hanya verbal.
Renungan
Renungan Singkat Yesaya 62:1
Kita bisa yakin bahwa Allah tidak pernah berhenti bekerja untuk kebaikan kita, bahkan saat kita merasa dilupakan. Mari kita belajar untuk tidak menyerah dalam berdoa dan berjuang untuk perkara yang benar, karena Allah juga tidak pernah berhenti.
Tuhan, terima kasih karena Engkau tidak pernah berdiam diri dalam hidupku, teruslah nyatakan kebenaran-Mu dalam diriku. Amin.