Bara menyentuh bibir

Yesaya 6:7

Panggilan Yesaya di Bait Suci

Dia menyentuh mulutku dengan bara itu dan berkata, “Bara ini telah menyentuh bibirmu, kesalahanmu telah dihapuskan, dosa-dosamu telah diampuni.”

Yesaya 6:7 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Yesaya 6:7?

Yesaya menyadari bahwa sentuhan bara api dari mezbah membersihkan dosanya. Ini menunjukkan bahwa pengampunan dosa adalah tindakan aktif dari Allah yang menyucikan dan memulihkan, bukan sekadar perasaan lega.

Latar belakang

Penyucian Yesaya

Setelah Yesaya menyadari kenajisannya, seorang serafim terbang ke arahnya dengan bara api dari mezbah. Ia menyentuhkan bara itu ke mulut Yesaya untuk menyucikan bibirnya dari dosa.

Di mana

Bait Suci di Yerusalem

Di dalam Bait Suci, dekat mezbah

Kapan

~740 SM

Zaman Kerajaan Yehuda

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Kematian Raja Uzia
Panggilan Yesaya
Kamu di sini
S

Yang berbicara

Serafim

Malaikat bersayap enam, pelayan Tuhan

Y

Kepada

Yesaya

Nabi, ~40 tahun, sedang berdiri di Bait Suci

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

נָגַע

naga' · menyentuh

menyentuh, menyentuh untuk mempengaruhi

רִצְפָּה

ritspah · bara

batu bara yang menyala, bara api

סוּר

sur · dihapuskan

berbalik, menjauhkan, menghapus

Ketiga kata ini menunjukkan bahwa penyucian adalah tindakan aktif dan personal dari Tuhan, yang menghapus kesalahan secara menyeluruh, bukan sekadar ritual.

Tahukah kamu

Bara dari mezbah

Bara api yang diambil dari mezbah melambangkan pengorbanan dan penyucian, bukan hukuman. Ini adalah satu-satunya tempat di Alkitab di mana bara api digunakan untuk menyentuh manusia.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Yesaya 6:7

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Yesaya 6:7

✕  Sering dikira

Bara api itu menyakiti Yesaya secara fisik sebagai hukuman.

✓  Yang sebenarnya

Bara itu menyucikan, bukan menghukum; tindakan itu justru membawa pengampunan.

✕  Sering dikira

Yesaya sudah diampuni, jadi ia tidak perlu bertobat lagi.

✓  Yang sebenarnya

Ini pengampunan khusus untuk panggilan, tetapi pertobatan adalah proses terus-menerus.

Renungan

Renungan Singkat Yesaya 6:7

Ketika kita merasa najis atau gagal, ingatlah bahwa Allah sanggup membersihkan kita secara menyeluruh. Hari ini, mari kita terima pengampunan-Nya dan bebas dari rasa bersalah.

Tuhan, sentuhlah hidupku dengan api pemurnian-Mu dan ampunilah dosa-dosaku, seperti Engkau mengampuni Yesaya. Amin.