Raungan dan Rintihan yang Tak Terdengar
Yesaya 59:11
Ketika Dosa Memisahkan Kita dari Allah
“Kami semua mengerang seperti beruang, dan merintih seperti merpati. Kami mengharapkan keadilan, tetapi tidak ada; mengharapkan keselamatan, tetapi itu jauh dari kami.”Yesaya 59:11 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Kami sekalian meraung seperti beruang; suara kami redup seperti suara burung merpati; kami menanti-nantikan keadilan, tetapi tidak ada, menanti- nantikan keselamatan, tetapi tetap jauh dari kami.”Yesaya 59:11 · TB
Terjemahan Baru
“Kami ketakutan dan kesedihan; kami mencari keadilan, tetapi tidak ada; kami mengharapkan keselamatan, tetapi sia-sia.”Yesaya 59:11 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“We roar all like bears, and mourn sore like doves: we look for judgment, but there is none; for salvation, but it is far off from us.”Yesaya 59:11 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Yesaya 59:11?
Umat mengeluh seperti binatang yang mengerang kesakitan; mereka berharap akan keadilan dan keselamatan, tetapi tidak kunjung datang. Ini merupakan ekspresi keputusasaan akibat dosa yang berkepanjangan dan penghukuman yang dialami.
Latar belakang
Ratapan yang Tak Berujung
Umat mengerang seperti beruang yang lapar dan merintih seperti merpati, menggambarkan keputusasaan yang mendalam. Mereka mengharapkan keadilan dan keselamatan, tetapi yang ada hanya kehampaan.
Di mana
Yerusalem
Suasana ratapan dan keputusasaan kolektif
Kapan
~700 SM
Periode kerajaan Yehuda
Yang berbicara
Yesaya
Nabi abad ke-8 SM, penuh empati, menyuarakan derita bangsanya.
Kepada
Umat Israel
Bangsa yang meratapi kondisinya, merindukan keadilan dan keselamatan.
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
הָמָה
hamah · mengerang
mengeluarkan suara gemuruh atau raungan, sering karena kesakitan
הָגָה
hagah · merintih
mengeram atau mengeluh, seperti suara burung merpati
קָוָה
qavah · mengharapkan
menanti dengan teguh, berharap dengan sungguh-sungguh
Ketiga kata ini menunjukkan intensitas kerinduan yang mendalam: raungan keras, rintihan lembut, dan penantian yang tidak kunjung usai—semuanya sia-sia tanpa Allah.
Tahukah kamu
Beruang dan Merpati
Di Timur Tengah kuno, beruang dikenal karena raungannya yang mengerikan, sementara merpati mengeluarkan suara rintihan lembut yang menyedihkan—keduanya simbol derita yang berbeda.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Yesaya 59:11
Ayub 30:28
Ratapan dan keputusasaan
“Aku berjalan dengan kulit hitam, tetapi bukan oleh matahari; aku bangkit di tengah-tengah jemaah dan berteriak minta tolong.”
Mazmur 38:9
Keluhan kepada Allah
“Tuhan, segala keinginanku terbuka di hadapan-Mu, dan keluhkesahku tidak tersembunyi dari-Mu.”
Ratapan 1:4
Duka Sion
“Jalan-jalan ke Sion diliputi duka, karena tak ada yang datang ke pertemuan raya; semua pintu gerbangnya sunyi, imam-imamnya mengeluh.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Yesaya 59:11
✕ Sering dikira
Ratapan ini hanya untuk orang yang tidak percaya; orang percaya tidak perlu bersedih.
✓ Yang sebenarnya
Orang percaya juga bisa mengalami keputusasaan akibat dosa, dan ini wajar diakui di hadapan Allah.
✕ Sering dikira
Mengerang dan merintih berarti Allah tidak mau mendengar.
✓ Yang sebenarnya
Ratapan adalah bentuk doa; Allah mendengar, tapi dosa yang belum diakui bisa menghalangi jawaban.
Renungan
Renungan Singkat Yesaya 59:11
Terkadang kita juga merasa lelah menantikan jawaban doa. Jangan putus asa, karena Tuhan melihat perjuangan kita dan pada waktu-Nya, keselamatan-Nya akan dinyatakan.
Ya Tuhan, dengarkanlah rintihan kami dan berikanlah keadilan-Mu, agar hati kami yang letih mendapatkan pengharapan baru. Amin.