Gembala yang serakah
Yesaya 56:11
Rumah Doa untuk Semua Bangsa
“Anjing-anjing yang serakah, yang tidak pernah puas. Mereka adalah gembala yang tidak memiliki pengertian. Mereka semua berbelok ke jalan mereka sendiri, masing-masing mencari keuntungan sendiri, tidak ada yang terkecuali.”Yesaya 56:11 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“anjing-anjing pelahap, yang tidak tahu kenyang. Dan orang-orang itulah gembala-gembala, yang tidak dapat mengerti! Mereka semua mengambil jalannya sendiri, masing-masing mengejar laba, tiada yang terkecuali.”Yesaya 56:11 · TB
Terjemahan Baru
“Mereka seperti anjing rakus yang tak pernah kenyang. Pemimpin-pemimpin itu tak dapat mengerti. Masing-masing berbuat sesuka hati dan mencari keuntungannya sendiri.”Yesaya 56:11 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Yea, they are greedy dogs which can never have enough, and they are shepherds that cannot understand: they all look to their own way, every one for his gain, from his quarter.”Yesaya 56:11 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Yesaya 56:11?
Para pemimpin digambarkan sebagai anjing rakus yang tidak kenal puas dan gembala yang tidak mengerti. Mereka mengejar keuntungan pribadi dan menyimpang dari jalan yang benar, menunjukkan keserakahan dan ketidaksetiaan mereka.
Latar belakang
Pemimpin yang mementingkan diri
Yesaya melanjutkan kecaman terhadap para pemimpin: mereka seperti anjing rakus yang tidak pernah puas, dan gembala yang tidak mengerti. Mereka semua menyimpang ke jalan sendiri, mencari keuntungan pribadi, tanpa terkecuali.
Di mana
Yerusalem
Lanjutan nubuat, mungkin di bait suci
Kapan
~700 SM
Pembuangan & Pemulihan
Yang berbicara
Yesaya
Nabi yang melayani di Yehuda, ~700 SM
Kepada
Umat Allah dan para pemimpin
Orang-orang yang telah kembali dari pembuangan
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
עַזֵּי נֶפֶשׁ
azze nefesh · serakah
kuat nafsu, rakus akan keuntungan, tidak pernah puas
רֹעִים
ro'im · gembala
gembala, pemimpin yang bertanggung jawab atas kawanan
בִּצְעָם
bits'am · keuntungan
keuntungan yang diperoleh dengan cara tidak adil, sering berupa suap atau korupsi
Kata-kata ini menunjukkan bahwa akar masalah para pemimpin adalah keserakahan dan orientasi diri, bukan pelayanan kepada Tuhan dan umat; mereka 'menggembalakan' diri sendiri, bukan domba-domba Allah.
Tahukah kamu
Gembala dalam Perjanjian Lama
Gembala adalah metafora umum untuk raja dan pemimpin di Timur Tengah kuno, seperti yang terlihat pada Hamurabi dan para raja Israel. Mereka harus melindungi dan menuntun domba-domba, bukan memerasnya.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Yesaya 56:11
Yehezkiel 34:3
Gembala mementingkan diri
“Kamu makan lemaknya, kamu memakai bulunya, kamu menyembelih yang gemuk, tetapi domba-domba itu tidak kamu gembalakan.”
Mikha 3:11
Keuntungan tidak adil
“Para kepalanya memutuskan hukum karena suap, para imamnya mengajar karena bayaran, para nabinya menenung karena uang.”
Yudas 1:12
Gembala egois
“Mereka adalah batu karang yang tersembunyi dalam perjamuan kasihmu, gembala-gembala yang hanya memelihara diri sendiri.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Yesaya 56:11
✕ Sering dikira
Kecaman ini hanya untuk pemimpin politik dan agama zaman dulu, tidak ada kaitannya dengan gereja modern.
✓ Yang sebenarnya
Peringatan ini berlaku untuk semua pemimpin rohani setiap zaman: jangan jadikan pelayanan sebagai sumber kekayaan.
✕ Sering dikira
Orang yang 'serakah' hanya merujuk pada pemimpin yang korup secara finansial.
✓ Yang sebenarnya
Keserakahan juga bisa berupa mengejar popularitas, kekuasaan, atau pemuasan diri, bukan hanya uang.
Renungan
Renungan Singkat Yesaya 56:11
Godaan untuk mencari keuntungan diri sendiri bisa membuat kita melupakan panggilan kita untuk melayani. Evaluasi kembali motivasi kita: apakah kita bekerja untuk kepentingan orang lain atau hanya untuk diri sendiri? Keserakahan adalah akar dari banyak masalah.
Tuhan, bersihkan hati kami dari keserakahan dan arahkan kami untuk mencari kepentingan-Mu dan kebaikan sesama. Amin.