Pengkhotbah 2:11
“Kemudian, aku berpaling kepada semua pekerjaan yang telah dilakukan oleh tanganku dan semua kerja keras yang telah kuusahakan. Lihatlah, semuanya adalah kesia-siaan dan usaha mengejar angin. Tidak ada keuntungan di bawah matahari.”Pengkhotbah 2:11 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Ketika aku meneliti segala pekerjaan yang telah dilakukan tanganku dan segala usaha yang telah kulakukan untuk itu dengan jerih payah, lihatlah, segala sesuatu adalah kesia-siaan dan usaha menjaring angin; memang tak ada keuntungan di bawah matahari.”Pengkhotbah 2:11 · TB
Terjemahan Baru
“Tetapi kemudian kuteliti segala karyaku, dan juga segala jerih payahku untuk menyelesaikan karya-karya itu, maka sadarlah aku bahwa semuanya itu tak ada artinya. Usahaku itu sia-sia seperti mengejar angin saja.”Pengkhotbah 2:11 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Namun, ketika aku merenungkan semua hasil dari usaha-usaha yang aku lakukan itu, juga segala jerih lelahku untuk memperolehnya, aku menyimpulkan bahwa semua itu sia-sia— sama seperti berusaha menjaring angin! Di dunia ini segala usaha seperti itu tidak ada untungnya!”Pengkhotbah 2:11 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“Then I looked on all the works that my hands had wrought, and on the labour that I had laboured to do: and, behold, all was vanity and vexation of spirit, and there was no profit under the sun.”Pengkhotbah 2:11 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Pengkhotbah 2:11?
Salomo melihat semua yang dikerjakannya dan menyimpulkan semuanya adalah kesia-siaan dan usaha mengejar angin, karena tidak ada keuntungan abadi di bawah matahari.
Renungan
Renungan Singkat Pengkhotbah 2:11
Pekerjaan dan usaha kita di dunia ini tidak akan bertahan selamanya. Jangan hanya bekerja untuk diri sendiri, tetapi investasikan waktu dan tenaga untuk hal-hal yang memiliki dampak kekal, seperti melayani Tuhan dan sesama.
Tuhan, beri aku hikmat untuk fokus pada apa yang berarti untuk kekekalan, bukan hanya yang sementara. Amin.