Kemenangan Hamba yang Terhitung sebagai Pemberontak
Yesaya 53:12
Hamba Dimuliakan dan Bersyafaat
“Oleh sebab itu, Aku akan menentukan bagiannya bersama orang-orang hebat, dan dia akan berbagi rampasan dengan orang-orang kuat karena dia telah mencurahkan jiwanya ke dalam maut. Dan, dia terhitung di antara para pemberontak. Sesungguhnya, dia menanggung dosa banyak orang, dan dia bersyafaat bagi para pemberontak.””Yesaya 53:12 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Sebab itu Aku akan membagikan kepadanya orang-orang besar sebagai Yesaya 54.1–3 204 rampasan, dan ia akan memperoleh orang-orang kuat sebagai jarahan, yaitu sebagai ganti karena ia telah menyerahkan nyawanya ke dalam maut dan karena ia terhitung di antara pemberontak-pemberontak, sekalipun ia menanggung dosa banyak orang dan berdoa untuk pemberontak- pemberontak.”Yesaya 53:12 · TB
Terjemahan Baru
“Dengan rela ia menyerahkan hidupnya dan masuk bilangan orang jahat. Ia memikul dosa orang banyak dan berdoa supaya mereka diampuni. Maka Kuberi dia orang banyak sebagai hadiah, dan ia mendapat bagian bersama orang-orang benar."”Yesaya 53:12 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Therefore will I divide him a portion with the great, and he shall divide the spoil with the strong; because he hath poured out his soul unto death: and he was numbered with the transgressors; and he bare the sin of many, and made intercession for the transgressors.”Yesaya 53:12 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Yesaya 53:12?
Yesaya 53:12 merangkum pelayanan hamba Tuhan: ia akan dihormati dan berbagi rampasan karena ia mencurahkan nyawanya sampai mati, dihitung sebagai pemberontak, menanggung dosa banyak orang, dan berdoa syafaat. Ini menggambarkan kemuliaan Yesus setelah penderitaan-Nya dan peran-Nya sebagai Imam Besar yang berdoa bagi kita.
Latar belakang
Pembagian Rampasan dan Syafaat
Allah berjanji memberi Hamba bagian di antara orang-orang hebat dan kuat sebagai upah karena Ia telah mencurahkan nyawa-Nya sampai mati. Ia terhitung sebagai pemberontak, padahal tidak bersalah, dan Ia menanggung dosa banyak orang serta menjadi pengantara bagi para pemberontak.
Di mana
Yerusalem
Dalam penglihatan kenabian, berbicara kepada bangsa yang akan dibuang
Kapan
~700 SM
Periode Kerajaan Yehuda menjelang pembuangan Babel
Yang berbicara
Yesaya
Nabi besar abad ke-8 SM, penulis kitab Yesaya.
Kepada
Bangsa Israel
Umat pilihan Allah, sedang berada dalam pembuangan.
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
עָרָה
arah · mencurahkan
menuangkan atau mengosongkan, seperti menuang air
פָּשַׁע
pasha · pemberontak
orang yang melanggar perjanjian atau memberontak terhadap kekuasaan
פָּגַע
paga · bersyafaat
menjumpai, memohon, atau menjadi pengantara bagi orang lain
Hamba mengosongkan diri-Nya sepenuhnya, bahkan mati sebagai penjahat, namun justru melalui itu Ia memenangkan bagian dan menjadi pengantara yang efektif. Syafaat-Nya muncul dari identifikasi-Nya dengan orang berdosa.
Tahukah kamu
Kata 'bersyafaat'
Kata ini (פָּגַע, paga') juga berarti 'bertemu' atau 'menemui'. Ini menggambarkan tindakan aktif mendekati Allah untuk kepentingan orang lain.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Yesaya 53:12
Lukas 23:34
Syafaat dalam kematian
“Yesus berkata: 'Ya Bapa, ampunilah mereka, sebab mereka tidak tahu apa yang mereka perbuat.'”
Roma 8:34
Kristus menjadi pembela
“Kristus Yesus, yang telah mati, bahkan lebih lagi, yang telah bangkit, yang juga duduk di sebelah kanan Allah, yang malah menjadi Pembela bagi kita.”
Filipi 2:9-11
Dimuliakan setelah mati
“Itulah sebabnya Allah sangat meninggikan Dia dan mengaruniakan kepada-Nya nama di atas segala nama.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Yesaya 53:12
✕ Sering dikira
Hamba dihitung sebagai pemberontak karena Ia benar-benar memberontak terhadap Allah.
✓ Yang sebenarnya
Ia dianggap demikian oleh manusia, tetapi sebenarnya Ia tidak bersalah; ini adalah penempatan yang tidak adil.
✕ Sering dikira
Hamba hanya bersyafaat untuk orang-orang yang sudah benar.
✓ Yang sebenarnya
Ia bersyafaat justru untuk 'para pemberontak', yaitu orang-orang berdosa yang membutuhkan pengampunan.
Renungan
Renungan Singkat Yesaya 53:12
Yesus bukan hanya mati bagi kita, tetapi juga bangkit dan berdoa syafaat bagi kita di surga. Kita memiliki pengacara yang berkuasa. Apakah kita sudah memanfaatkan doa syafaat-Nya? Mari datang dengan berani untuk menerima kasih karunia.
Yesus, terima kasih karena Engkau tidak hanya mati bagiku, tetapi juga hidup untuk menolongku. Tolong aku untuk selalu datang pada-Mu dalam doa. Amin.