Kristus yang Membenarkan di Sisi Allah
Roma 8:34
Keyakinan dalam Kristus: Tidak Ada Penghukuman
PerikopKasih Allah dalam Kristus Yesus · Roma 8:31-39 →“Siapakah yang akan menghukum? Yesus Kristuslah yang telah mati, yang telah dibangkitkan, bahkan yang duduk di sebelah kanan Allah yang juga bersyafaat bagi kita.”Roma 8:34 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Kristus Yesus, yang telah mati? Bahkan lebih lagi: yang telah bangkit, yang juga duduk di sebelah kanan Allah, yang malah menjadi Pembela bagi kita?”Roma 8:34 · TB
Terjemahan Baru
“Apakah ada orang yang mau menyalahkan kita? Kristus Yesus nanti yang membela kita! Dialah yang sudah mati, atau malah Dialah yang sudah dihidupkan kembali dari kematian dan berada pada Allah di tempat yang berkuasa.”Roma 8:34 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Dan hal apa yang masih bisa mengancam kita?! Tidak ada! Karena Kristus sudah mati bagi kita, bahkan Dia juga hidup kembali dari kematian dan sekarang duduk di tempat paling terhormat di sisi Allah, yaitu di sebelah kanan-Nya. Dari situlah Dia membela kita dan berdoa untuk kita.”Roma 8:34 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“Who is he that condemneth? It is Christ that died, yea rather, that is risen again, who is even at the right hand of God, who also maketh intercession for us.”Roma 8:34 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Roma 8:34?
Tidak ada yang dapat menghukum kita, karena Kristus telah mati, bangkit, dan duduk di sebelah kanan Allah, serta bersyafaat bagi kita. Ini adalah dasar kepastian keselamatan kita. Kristus adalah pembela kita di hadapan Allah.
Latar belakang
Kristus sebagai Pembela Kita
Paulus menjawab pertanyaan retoris: siapa yang bisa menghukum orang pilihan? Jawabannya: Kristus yang telah mati dan bangkit, kini duduk di sebelah kanan Allah dan bersyafaat bagi kita. Kita aman karena pembela kita adalah hakim yang sama.
Di mana
Korintus
Menulis surat di rumah Gayus, sekitar tahun 56 M
Kapan
~56 M
Zaman Gereja Mula-mula
Yang berbicara
Paulus
Rasul bagi bangsa-bangsa lain, mantan Farisi, penulis surat ini.
Kepada
Jemaat di Roma
Orang Kristen Yahudi dan non-Yahudi di ibu kota kekaisaran.
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
κατακρινῶν
katakrinōn · menghukum
Menjatuhkan hukuman, menyatakan bersalah.
ἐν δεξιᾷ
en dexia · duduk
Di sebelah kanan, posisi kehormatan dan kuasa.
ἐντυγχάνει
entynchanei · bersyafaat
Datang kepada seseorang untuk membela, menjadi perantara.
Kristus bukan hanya Hakim yang membenarkan, tetapi juga Pembela yang aktif bersyafaat — posisi-Nya di sebelah kanan Allah memberi kepastian bahwa tidak ada yang bisa menggugat kita.
Tahukah kamu
Gambaran 'duduk di sebelah kanan' berasal dari Mazmur 110
Paulus memakai bahasa ini untuk menunjukkan otoritas Kristus dan penggenapan janji Mesianik — duduk berarti pemerintahannya sudah mulai.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Roma 8:34
Mazmur 110:1
Duduk di kanan
“Demikianlah firman TUHAN kepada tuanku: 'Duduklah di sebelah kanan-Ku...'”
Ibrani 7:25
Syafaat Kristus
“Karena itu Ia sanggup menyelamatkan dengan sempurna mereka yang datang kepada Allah melalui Dia, sebab Ia hidup senantiasa untuk menjadi Pengantara mereka.”
1 Yohanes 2:1
Pengantara yang benar
“Anak-anakku, hal-hal ini kutuliskan kepadamu supaya kamu jangan berbuat dosa. Jika seseorang berbuat dosa, kita mempunyai seorang Pengantara pada Bapa, yaitu Yesus Kristus, Yang Benar.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Roma 8:34
✕ Sering dikira
Ayat ini berarti kita bisa hidup sesuka hati karena sudah diampuni.
✓ Yang sebenarnya
Paulus menegaskan kasih Kristus sebagai motivasi untuk hidup bagi-Nya, bukan izin untuk berbuat dosa.
✕ Sering dikira
Kristus hanya menjadi pembela bagi sebagian orang, bukan semua orang percaya.
✓ Yang sebenarnya
Ayat ini berbicara tentang orang-orang pilihan Allah, yaitu mereka yang percaya kepada Kristus — berlaku bagi semua yang percaya.
Renungan
Renungan Singkat Roma 8:34
Setiap kali kita jatuh dalam dosa, jangan lupa bahwa Kristus selalu menjadi pembela kita. Datanglah kepada-Nya dengan berani, karena Dia telah menang dan terus mendoakan kita. Hidup dalam keyakinan bahwa tidak ada penghukuman bagi kita.
Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau mati, bangkit, dan menjadi pembelaku; buat aku selalu berlari kepada-Mu dalam setiap kelemahan. Amin.