Seruan bagi yang menderita

Yesaya 51:21

Penghiburan bagi Sion yang Terluka

PerikopAllah Menghukum Israel · Yesaya 51:17-23 →
“Karena itu, sekarang dengarkanlah ini, hai, kamu yang menderita, yang mabuk, tetapi bukan oleh anggur:”

Yesaya 51:21 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Yesaya 51:21?

Setelah menggambarkan penderitaan, Tuhan memanggil Yerusalem yang menderita dan 'mabuk'—bukan oleh anggur, tapi oleh penderitaan. Ini menunjukkan belas kasihan Tuhan kepada umat-Nya yang telah dihukum, untuk menghibur mereka.

Latar belakang

Teguran yang memabukkan

Yerusalem disebut 'mabuk, tetapi bukan oleh anggur'—mabuk oleh penderitaan akibat murka Allah. Allah meminta mereka untuk mendengarkan perkataan-Nya yang penuh belas kasihan. Ini menjadi titik balik: dari penghukuman menuju penghiburan.

Di mana

Yerusalem

Dalam nubuat, Allah berbicara langsung kepada kota yang menderita

Kapan

~700 SM

Periode pra-pembuangan (nubuat Yesaya)

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Murka TUHAN atas dosa
Pemulihan Sion
Kamu di sini
A

Yang berbicara

Allah sendiri

Allah yang memperjuangkan umat-Nya

Y

Kepada

Yerusalem yang menderita

Kota yang mendapat teguran tetapi akan dihibur

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

עָנִי

ani · Menderita

miskin, tertindas, atau menderita; sering dipakai untuk orang yang rendah hati

שָׁכוּר

shakhur · Mabuk

mabuk, kehilangan keseimbangan karena minuman keras

שָׁמַע

shama · dengarkan

mendengarkan dengan perhatian dan ketaatan

Kombinasi kata-kata ini menegaskan bahwa penderitaan Yerusalem seperti kehilangan akal sehat, tetapi Allah memanggil mereka untuk pulih dengan 'mendengarkan' firman-Nya yang membawa penghiburan.

Tahukah kamu

Cawan murka

Dalam dunia kuno, raja sering menghukum dengan memberikan 'cawan' yang berisi racun atau anggur pahit. Di sini, Yerusalem telah meminum habis cawan murka Allah, tetapi Allah akan mengambilnya.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Yesaya 51:21

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Yesaya 51:21

✕  Sering dikira

Menganggap 'mabuk' adalah alkoholisme harfiah di Yerusalem.

✓  Yang sebenarnya

Ini metafora dari penderitaan yang berat seperti meminum racun, bukan soal alkohol.

✕  Sering dikira

Berpikir bahwa kesengsaraan Yerusalem adalah akhir tanpa harapan.

✓  Yang sebenarnya

Ayat ini justru membuka pintu penghiburan: Allah akan menghentikan penderitaan mereka.

Renungan

Renungan Singkat Yesaya 51:21

Saat kita menderita, Tuhan tidak membiarkan kita sendirian. Dia memperhatikan kita, bahkan ketika kita 'mabuk' oleh masalah hidup. Kita dapat datang pada-Nya dengan jujur tentang kesulitan kita.

Tuhan, aku datang kepada-Mu dalam keadaanku yang menderita; layakkanlah aku dipulihkan oleh kasih-Mu. Amin.