Yesaya 51:13
“sehingga kamu telah melupakan TUHAN, Penciptamu, yang membentangkan langit dan meletakkan dasar bumi, sehingga kamu terus-menerus ketakutan sepanjang hari karena kemarahan penindasmu, seolah-olah dia siap menghancurkan? Di manakah kemarahan si penindas itu?”Yesaya 51:13 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“sehingga engkau melupakan TUHAN yang menjadikan engkau, yang membentangkan langit dan meletakkan dasar bumi, sehingga engkau terus gentar sepanjang hari terhadap kepanasan amarah orang penganiaya, apabila ia bersiap-siap memusnahkan? Di manakah gerangan kepanasan amarah orang penganiaya itu? Yesaya 51.14–19 197”Yesaya 51:13 · TB
Terjemahan Baru
“Masakan engkau lupa akan TUHAN Penciptamu yang membentangkan langit dan meletakkan dasar bumi? Mengapa sepanjang hari engkau gentar terhadap amukan si penindas yang bersiap-siap memusnahkan? Sesungguhnya, amukan mereka itu tak akan mempan terhadapmu.”Yesaya 51:13 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“And forgettest the LORD thy maker, that hath stretched forth the heavens, and laid the foundations of the earth; and hast feared continually every day because of the fury of the oppressor, as if he were ready to destroy? and where is the fury of the oppressor?”Yesaya 51:13 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Yesaya 51:13?
Ayat ini mengingatkan kita bahwa takut kepada manusia adalah tanda melupakan Tuhan, Pencipta kita. Kita sering lebih takut pada orang yang berkuasa daripada pada Tuhan yang memegang segalanya. Tuhan bertanya, 'Di manakah kemarahan penindas itu?'—menunjukkan bahwa kuasa penindas itu sementara dan tidak berarti di hadapan kuasa Tuhan.
Renungan
Renungan Singkat Yesaya 51:13
Seringkali kita membesar-besarkan masalah dan orang yang mengancam kita, sampai lupa bahwa Tuhan jauh lebih besar. Coba ingat kembali saat-saat Tuhan pernah melepaskanmu dari ketakutan, dan biarkan itu menguatkan imanmu. Jangan biarkan rasa takut menguasai hatimu, karena itu berarti kamu meragukan pemeliharaan Tuhan.
Tuhan, ampuni aku yang sering melupakan-Mu dan lebih takut pada manusia; teguhkan hatiku untuk percaya bahwa Engkau selalu memegang kendali. Amin.