Langit Berduka

Yesaya 50:3

Hamba yang Setia di Tengah Penderitaan

PerikopIsrael Dihukum karena Dosa Mereka · Yesaya 50:1-3 →
“Aku memberi pakaian pada langit dengan kegelapan dan menjadikan kain berkabung sebagai penutupnya.””

Yesaya 50:3 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Yesaya 50:3?

Allah menggambarkan kuasa-Nya atas alam: Dia menjadikan langit gelap dan menutupinya dengan kain kabung, menunjukkan bahwa Dia berdaulat atas segala ciptaan dan mampu menghakimi.

Latar belakang

Kuasa Atas Kosmos

TUHAN menunjukkan kuasa-Nya atas alam semesta: Dia menutup langit dengan kegelapan dan membuatnya berkabung. Ini adalah tanda murka-Nya dan bukti bahwa semua elemen tunduk kepada-Nya.

Di mana

Yerusalem

Konteks nubuat · sekitar masa pembuangan Babel

Kapan

~700 SM

Nabi-nabi Klasik

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Peringatan akan pembuangan
Kembali dari pembuangan
Kamu di sini
T

Yang berbicara

TUHAN

Allah Israel, pencipta dan penebus

U

Kepada

Umat Israel

Umat pilihan yang berada dalam pembuangan

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

חֹשֶׁךְ

khoshekh · kegelapan

kegelapan; ketiadaan cahaya

לָבַשׁ

lavash · pakaian

mengenakan pakaian

שַׂק

saq · berkabung

kain kabung; pakaian berduka

Kata 'kegelapan' dan 'berkabung' menggambarkan pemandangan murka TUHAN; 'memakaikan' menunjukkan tindakan aktif Allah yang menjadikan langit sebagai tanda duka

Tahukah kamu

Berkabung dalam Budaya Ibrani

Dalam budaya Ibrani, berkabung dilakukan dengan merobek pakaian dan memakai kain kabung. Metafora 'langit berkabung' berarti langit gelap tanpa cahaya, seperti saat berduka.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Yesaya 50:3

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Yesaya 50:3

✕  Sering dikira

Ini hanya kiasan puitis tanpa makna aktual.

✓  Yang sebenarnya

Meskipun puitis, ini menggambarkan kuasa nyata Allah atas alam untuk menegaskan kedaulatan-Nya.

✕  Sering dikira

Allah menutup langit secara harfiah setiap saat marah.

✓  Yang sebenarnya

Ini adalah bahasa simbolis yang menekankan murka Allah, seperti pada peristiwa sejarah (mis. hari gelap saat Yesus mati).

Renungan

Renungan Singkat Yesaya 50:3

Jika Allah berkuasa atas alam semesta, tidak ada masalah yang terlalu besar bagi-Nya. Saat merasa takut atau tidak berdaya, ingatlah bahwa Allah memegang kendali atas segala sesuatu.

Tuhan, Engkau berkuasa atas segala sesuatu; tolong aku untuk percaya penuh pada-Mu, terutama saat situasi tampak suram. Amin.