Langit gelap di hari murka
Yesaya 13:10
Babel akan Dihancurkan
“Sebab, bintang-bintang di langit dan gugusan-gugusannya tidak akan bersinar. Matahari menjadi gelap saat terbit, dan bulan tidak memancarkan cahayanya.”Yesaya 13:10 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Sebab bintang-bintang dan gugusan- gugusannya di langit tidak akan memancarkan cahayanya; matahari akan menjadi gelap pada waktu terbit, dan bulan tidak akan memancarkan sinarnya.”Yesaya 13:10 · TB
Terjemahan Baru
“Setiap bintang dan gugusan bintang akan berhenti bersinar; matahari akan gelap pada saat ia terbit, dan bulan tak akan bercahaya lagi.”Yesaya 13:10 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“For the stars of heaven and the constellations thereof shall not give their light: the sun shall be darkened in his going forth, and the moon shall not cause her light to shine.”Yesaya 13:10 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Yesaya 13:10?
Yesaya 13:10 menggambarkan kegelapan total pada hari TUHAN: bintang-bintang tidak bersinar, matahari gelap, dan bulan tidak memancarkan cahaya. Ini melambangkan tercabutnya terang dan pengharapan dari dunia yang akan dihakimi.
Latar belakang
Hari TUHAN datang dengan kehancuran
Yesaya menyampaikan bahwa hari TUHAN adalah hari pembalasan atas dunia yang penuh dosa. Ia menggambarkan tanda-tanda kosmik: matahari dan bulan tidak bercahaya, bintang-bintang meredup. Ini menunjukkan betapa dahsyatnya murka Allah.
Di mana
Yerusalem
Di sekitar bait Allah atau istana, mungkin saat hari gelap atau dalam penglihatan
Kapan
~700 SM (masa pelayanan Yesaya)
Sebelum pembuangan ke Babel
Yang berbicara
Yesaya
Nabi besar di Yehuda, keturunan bangsawan, dipanggil Tuhan di tahun matinya raja Uzia.
Kepada
Bangsa Yehuda
Orang-orang Yehuda yang hidup di masa aman namun akan menghadapi pembuangan.
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
כֹּכָבִים
kokhavim · bintang-bintang
benda-benda penerang di langit, sering melambangkan kekuatan atau dewa-dewa.
כְּסִילִים
kesilim · gugusan-gugusannya
rasi bintang (seperti Orion), dalam konteks ini berarti kelompok bintang.
חָשַׁךְ
khashakh · gelap
menjadi gelap, kehilangan cahaya; simbol murka dan penderitaan.
Ketiga kata ini menunjukkan bahwa seluruh tatanan langit—bintang dan rasi bintang—akan padam. Ini bukan sekadar fenomena alam, tapi tanda bahwa Allah menguasai alam semesta dan menghakimi dunia.
Tahukah kamu
Bahasa Ibrani dan astronomi
Orang Israel kuno tidak mengenal istilah 'planet' atau 'galaksi', tapi mereka melihat gugusan bintang (Kesil) dan bintang-bintang sebagai tanda kekuasaan Allah. Kegelapan total adalah gambaran kiamat.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Yesaya 13:10
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Yesaya 13:10
✕ Sering dikira
Ayat ini hanya untuk Babel, bukan untuk dunia.
✓ Yang sebenarnya
Meski diawali dengan Babel, ayat ini berbicara tentang 'dunia' secara umum (ay. 11), menjadi gambaran penghakiman universal.
✕ Sering dikira
Ini hanya kiasan puitis, tidak terjadi sungguhan.
✓ Yang sebenarnya
Meski simbolik, ini menggambarkan peristiwa nyata: kekalahan Babel dan juga akhir zaman.
Renungan
Renungan Singkat Yesaya 13:10
Saat dunia tampak gelap tanpa harapan, ingatlah bahwa Allah adalah terang yang sejati. Dalam Kristus, kita memiliki pengharapan yang tidak akan padam, bahkan dalam situasi yang paling suram sekalipun.
Ya Tuhan, jadilah terang dalam kegelapan hidupku dan berikan aku pengharapan yang teguh di dalam-Mu. Amin.