Rumah kosong yang menakutkan

Yesaya 5:9

Hukuman Allah atas Keserakahan

Di telingaku, TUHAN semesta alam telah berfirman: “Sesungguhnya, banyak rumah akan menjadi sunyi sepi; rumah-rumah besar dan indah menjadi tidak berpenghuni.

Yesaya 5:9 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Yesaya 5:9?

Tuhan menyatakan bahwa rumah-rumah yang diperoleh dengan serakah akan menjadi sunyi dan tidak berpenghuni. Ini adalah konsekuensi dari dosa keserakahan: kehancuran dan kehilangan.

Latar belakang

Kesunyian setelah serakah

Tuhan menyatakan bahwa rumah-rumah yang mereka kumpulkan akan menjadi sepi dan tidak berpenghuni. Hukuman atas ketamakan mereka adalah kehilangan semua yang mereka timbun: rumah besar menjadi sia-sia.

Di mana

Yerusalem

Di bait suci atau pasar, saat kota ramai

Kapan

~740 SM

Zaman Kerajaan Terpecah

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Panggilan Yesaya
Pengepungan Samaria
Kamu di sini
Y

Yang berbicara

Yesaya

Nabi abad ke-8 SM, penasihat raja-raja Yehuda

O

Kepada

Orang Yehuda dan Yerusalem

Pendengar yang keras kepala, menolak teguran

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

אָמַר

amar · berfirman

Berkata, menegaskan; di sini adalah perkataan ilahi yang tidak dapat digagalkan

שָׁמֵם

shamem · sunyi

Sunyi, tandus, tertegun; menggambarkan keadaan terpencil dan tidak aktif

אֵין יוֹשֵׁב

ein yoshev · tidak berpenghuni

Tanpa penduduk; rumah-rumah yang ditinggalkan

Kata 'sunyi' (shamem) tidak hanya berarti kosong, tetapi juga 'terpukau dalam kekacauan'—kota yang biasanya ramai menjadi hening yang menakutkan. Ini adalah gambaran pembalikan total dari kepadatan yang mereka kejar.

Tahukah kamu

Telinga nabi mendengar

Frasa 'di telingaku' menunjukkan Yesaya menerima wahyu langsung dari Tuhan, seperti seorang saksi yang mendengar keputusan pengadilan surgawi.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Yesaya 5:9

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Yesaya 5:9

✕  Sering dikira

Mengira ayat ini hanya tentang nasib rumah orang kaya di masa itu.

✓  Yang sebenarnya

Ini juga mengingatkan bahwa kekayaan yang diperoleh tidak adil tidak akan bertahan; Tuhan dapat menghancurkannya.

✕  Sering dikira

Menganggap 'banyak rumah' menunjuk pada banyak rumah tangga, bukan rumah fisik.

✓  Yang sebenarnya

Konteksnya memang soal properti, tetapi maknanya bisa meluas: keluarga yang akan binasa.

Renungan

Renungan Singkat Yesaya 5:9

Apa yang kita peroleh dengan cara yang tidak benar pada akhirnya tidak akan bertahan. Mari kita membangun hidup di atas integritas dan berkat Tuhan, bukan pada ketidakadilan.

Tuhan, sadarkan kami bahwa kekayaan yang diperoleh dengan tidak benar akan lenyap, dan tuntun kami untuk hidup jujur, amin.