Ratu Babel dijatuhkan ke debu
Yesaya 47:1
Keruntuhan Babel yang Sombong
“Turunlah dan duduklah di dalam debu, hai anak dara, putri Babel. Duduklah di atas tanah tanpa takhta, hai putri orang-orang Kasdim. Sebab, kamu tidak akan lagi disebut lembut dan halus.”Yesaya 47:1 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Turunlah dan duduklah di atas debu, hai anak dara, puteri Babel! Duduklah di tanah dengan tidak bertakhta, hai puteri Kasdim! Sebab engkau tidak akan disebutkan lagi manis dan genit.”Yesaya 47:1 · TB
Terjemahan Baru
“TUHAN berkata, "Hai, Babel, turunlah dari takhtamu, dan duduklah di atas debu. Engkau tidak genit dan manis seperti dahulu.”Yesaya 47:1 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Come down, and sit in the dust, O virgin daughter of Babylon, sit on the ground: there is no throne, O daughter of the Chaldeans: for thou shalt no more be called tender and delicate.”Yesaya 47:1 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Yesaya 47:1?
Ayat ini menggambarkan kehancuran Babel yang akan datang. Babel yang sombong dan merasa aman akan direndahkan, duduk di debu dan tanah, kehilangan status dan kemuliaannya. Ini adalah pengingat bahwa kesombongan akan direndahkan oleh Tuhan.
Latar belakang
Ratu diturunkan takhta
Tuhan menyuruh Babel, yang digambarkan sebagai ratu muda, turun dari takhtanya dan duduk di debu. Ini adalah gambaran kehancuran dan penghinaan total, karena kerajaan Babel akan jatuh meskipun sebelumnya berkuasa.
Di mana
Babel
Di kota Babel, pusat kekaisaran
Kapan
~700 SM
Kerajaan Yehuda, masa pelayanan Yesaya
Yang berbicara
Tuhan (melalui Yesaya)
Nabi Allah, ~740-680 SM
Kepada
Babel
Kekaisaran yang menindas, personifikasi sebagai ratu
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
עָפָר
afar · debu
Tanah kering, debu, melambangkan kerendahan dan kematian.
בְּתוּלָה
betulah · anak dara
Perawan, gadis muda, menandakan kota yang belum terkalahkan.
בַּת
bat · putri
Anak perempuan, sering dipakai untuk kota atau bangsa.
Ketiga kata ini menguatkan ironi: Babel yang merasa 'perawan' dan tak tersentuh akan dijatuhkan ke debu, simbol kerendahan dan kematian.
Tahukah kamu
Anak dara putri Babel
Frasa 'anak dara' di sini tidak merujuk pada keperawanan, tetapi pada status kota yang belum pernah ditaklukkan sebelumnya, seperti kota Babel yang kuat.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Yesaya 47:1
Yesaya 26:5
Merendahkan yang sombong
“Ia merendahkan mereka yang diam di tempat tinggi, mematahkan kota yang tinggi, meratakannya ke tanah”
Wahyu 18:7
Babel jatuh
“Sebanyak ia memuliakan dirinya dan hidup mewah, sebanyak itu juga derita dan perkabungan timpakan ke atasnya.”
Ayub 2:8
Duduk di debu
“Ayub mengambil sekeping periuk untuk menggaruk-garuk badannya sambil duduk di tengah-tengah abu.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Yesaya 47:1
✕ Sering dikira
Ayat ini hanya untuk Babel kuno, tidak relevan untuk kita.
✓ Yang sebenarnya
Ini juga peringatan bagi siapa pun yang bergantung pada kekuatan sendiri dan meremehkan Tuhan.
✕ Sering dikira
'Anak dara' berarti Babel itu suci, tetapi Tuhan menyebutnya demikian karena belum jatuh.
✓ Yang sebenarnya
Itu ironi: Babel menyombongkan diri, tetapi akan dihina.
Renungan
Renungan Singkat Yesaya 47:1
Kita mungkin merasa aman dan sukses, tetapi jangan pernah melupakan bahwa semua itu bisa hilang. Tetaplah rendah hati dan bergantung pada Tuhan, bukan pada kekuatan atau kekayaan kita sendiri.
Tuhan, ajar aku untuk selalu rendah hati dan tidak sombong, karena Engkau yang menopang hidupku. Amin.