Tuhan menegur hamba yang buta

Yesaya 42:19

Hamba Tuhan yang Membawa Keadilan

Siapakah yang buta selain hamba-Ku, atau yang tuli seperti utusan yang Aku utus? Siapakah yang buta seperti dia yang hidup damai dengan-Ku, atau buta seperti hamba TUHAN?

Yesaya 42:19 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Yesaya 42:19?

Ayat ini menegaskan bahwa hamba Tuhan, yang adalah Israel atau Mesias, adalah sosok yang buta dan tuli secara rohani, ironisnya meskipun seharusnya menjadi pemimpin yang melihat dan mendengar kehendak Allah. Ini menyoroti kebutaan dan ketulian bangsa Israel terhadap panggilan dan peringatan Tuhan.

Latar belakang

Tuhan menunjukkan kebutaan rohani

Tuhan memanggil bangsa Israel sebagai hamba-Nya, tetapi mereka buta dan tuli secara rohani. Mereka tidak memahami kehendak Tuhan, meskipun telah melihat banyak karya-Nya.

Di mana

Yerusalem

Dalam konteks nubuat, mungkin di bait Allah

Kapan

~700 SM

Monarki akhir

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Peringatan akan Asyur
Pembuangan Babel
Kamu di sini
T

Yang berbicara

Tuhan

Allah Israel, pencipta langit dan bumi

O

Kepada

Orang Israel

Bangsa pilihan yang sedang dihukum karena dosa

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

עִוֵּר

ivver · buta

buta secara fisik atau rohani, tidak dapat melihat

חֵרֵשׁ

cheresh · tuli

tuli, tidak dapat mendengar

עֶבֶד

eved · hamba

budak, pelayan, atau hamba yang melayani

Ketiga kata ini menunjukkan bahwa menjadi hamba Tuhan bukan hanya tentang status, tetapi tentang kemampuan mendengar dan melihat kehendak-Nya. Israel gagal dalam hal ini.

Tahukah kamu

Siapa yang buta?

Ayat ini agak membingungkan: bisa berarti 'hamba' yang buta adalah Israel, tetapi juga bisa merujuk pada hamba yang setia yang sebenarnya tidak buta. Ini adalah permainan kata yang mengundang pembaca untuk merenung.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Yesaya 42:19

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Yesaya 42:19

✕  Sering dikira

Ayat ini menganggap semua hamba Tuhan buta dan tuli.

✓  Yang sebenarnya

Tuhan sedang menyindir Israel yang seharusnya menjadi hamba-Nya, tetapi tidak peka terhadap firman-Nya.

✕  Sering dikira

Ini hanya tentang kebutaan fisik.

✓  Yang sebenarnya

Konteksnya jelas menunjuk pada kebutaan rohani, karena Israel melihat banyak mukjizat namun tidak memahami.

Renungan

Renungan Singkat Yesaya 42:19

Kita bisa jadi seperti hamba yang buta dan tuli: kita melihat banyak hal tapi tidak mengerti, mendengar tetapi tidak merespons. Mari periksa hati kita, apakah kita benar-benar peka terhadap suara Tuhan dalam kehidupan sehari-hari.

Tuhan, bukalah mata dan telinga kami agar kami dapat melihat dan mendengar Engkau dengan jelas, jangan biarkan kami menjadi buta dan tuli secara rohani. Amin.