Ancaman Pembuangan ke Babel

Yesaya 39:7

Kesombongan Hizkia dan Hukuman

PerikopPara Utusan dari Babel · Yesaya 39:1-8 →
“‘Dari antara anak-anakmu laki-laki yang akan dilahirkan bagimu, yang akan menjadi keturunanmu, akan dibawa pergi, dan mereka akan menjadi kasim di istana raja Babel.’””

Yesaya 39:7 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Yesaya 39:7?

Ayat ini adalah bagian dari nubuat Yesaya kepada Raja Hizkia bahwa keturunannya akan diangkut ke Babel dan dijadikan kasim di istana raja Babel. Ini adalah konsekuensi dari kesombongan Hizkia yang memamerkan kekayaannya kepada utusan Babel, menunjukkan bahwa harta dan keluarga pun tidak abadi.

Latar belakang

Nubuat tentang Pembuangan

Setelah Hizkia menunjukkan semua kekayaannya kepada utusan Babel, Yesaya datang menegurnya. Yesaya menyampaikan firman Tuhan bahwa semua harta itu akan dirampas dan dibawa ke Babel, bahkan keturunan Hizkia akan menjadi pegawai istana di sana.

Di mana

Yerusalem

Istana raja, setelah kunjungan utusan Babel

Kapan

~701 SM

Kerajaan Yehuda (monarki)

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Kunjungan utusan Babel
Pembuangan ke Babel
Kamu di sini
Y

Yang berbicara

Yesaya

Nabi Tuhan, penasihat raja, ~60 tahun

H

Kepada

Hizkia

Raja Yehuda yang baru sembuh dari sakit

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

בָּנֶיךָ

banekha · anak-anakmu laki-laki

keturunan laki-laki yang akan lahir darimu

יִקָּחוּ

yiqqachu · dibawa pergi

akan diambil atau ditawan

סָרִיסִים

sarism · kasim

pejabat istana atau orang yang dikebiri

Ketiga kata ini menekankan bahwa keturunan Hizkia akan kehilangan kemerdekaan dan identitas mereka, menjadi pelayan di istana asing—sebuah bentuk penghinaan dan hukuman.

Tahukah kamu

Kasim di Istana Babel

Di istana Babel, 'kasim' tidak selalu berarti orang yang dikebiri; bisa juga pejabat tinggi. Namun, di sini merujuk pada anak-anak yang dibawa untuk melayani raja, sering kali dikebiri.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Yesaya 39:7

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Yesaya 39:7

✕  Sering dikira

Nubuat ini terjadi segera setelahnya, namun sebenarnya pembuangan terjadi beberapa generasi kemudian.

✓  Yang sebenarnya

Nubuat ini digenapi sekitar 100 tahun kemudian, pada masa pemerintahan Zedekia.

✕  Sering dikira

Hizkia dianggap tidak peduli, padahal dalam ayat 8 dia bersyukur karena damai di zamannya.

✓  Yang sebenarnya

Hizkia mungkin merasa lega karena hukuman ditunda, bukan tidak peduli.

Renungan

Renungan Singkat Yesaya 39:7

Jangan terlalu bangga dengan apa yang kita miliki, karena semua bisa hilang. Lebih baik gunakan berkat untuk memuliakan Tuhan daripada mencari pujian manusia.

Tuhan, ajar kami rendah hati dan tidak menyombongkan berkat-Mu, melainkan memakainya untuk kemuliaan-Mu. Amin.