Hizkia berpaling dan berdoa

Yesaya 38:2

Doa dari Dinding

Lalu, Hizkia memalingkan mukanya ke dinding dan berdoa kepada TUHAN,

Yesaya 38:2 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Yesaya 38:2?

Hizkia merespons berita itu dengan berpaling ke dinding dan berdoa kepada Tuhan. Tindakannya menunjukkan kerendahan hati dan ketergantungannya pada Tuhan, meskipun ia tahu bahwa ia akan mati.

Latar belakang

Doa di Dinding

Setelah mendengar firman kematian, Hizkia berpaling ke dinding, mungkin untuk berkonsentrasi dan menyendiri. Ia berdoa kepada TUHAN dengan sikap rendah hati, mengingatkan TUHAN akan kesetiaannya.

Di mana

Yerusalem

Kamar tidur Hizkia, di sisi tempat tidur

Kapan

~701 SM

Kerajaan Yehuda, masa pembuangan dekat

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Yesaya sampaikan vonis
Doa Hizkia dijawab
Kamu di sini
P

Yang berbicara

Penulis (kemungkinan Yesaya)

Nabi Yesaya, penulis kitab, mencatat peristiwa ini.

P

Kepada

Pembaca

Orang-orang yang membaca kitab Yesaya, termasuk kita.

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

סָבַב

sabab · memalingkan

berbalik, memutar wajah ke arah lain

פָּלַל

palal · berdoa

berdoa, memohon, menjadi perantara

יְהוָה

YHWH · TUHAN

Nama pribadi Allah, Yahweh, yang setia pada perjanjian

Tindakan 'memalingkan' menunjukkan kesungguhan; 'berdoa' bukan sekadar ritual, dan 'YHWH' menekankan hubungan pribadi dengan Allah yang setia.

Tahukah kamu

Menghadap Dinding

Di Timur Tengah kuno, menghadap dinding bisa menjadi sikap doa yang pribadi, menjauhkan diri dari gangguan, atau menundukkan diri.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Yesaya 38:2

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Yesaya 38:2

✕  Sering dikira

Memalingkan muka berarti Hizkia marah atau membelakangi TUHAN.

✓  Yang sebenarnya

Biasanya itu sikap menghadap tembok untuk fokus berdoa, bukan berbalik dari TUHAN.

✕  Sering dikira

Doa hanya untuk yang saleh; Hizkia merasa bisa memaksa TUHAN karena kesalehannya.

✓  Yang sebenarnya

Doa adalah respons iman, bukan tuntutan; kesalehan menjadi dasar permohonan, bukan jaminan.

Renungan

Renungan Singkat Yesaya 38:2

Dalam masalah, kita perlu meniru Hizkia: berbalik dari gangguan dan fokus berdoa kepada Tuhan. Doa yang jujur bisa mengubah perspektif kita.

Tuhan, ajari aku untuk berpaling kepada-Mu dalam doa setiap kali aku menghadapi kesulitan. Amin.