Hizkia Berdoa Syafaat
2 Tawarikh 30:18
Paskah yang Dipulihkan
“Sejumlah besar rakyat, kebanyakan dari Efraim, Manasye, Isakhar, dan Zebulon, tidak menahirkan diri. Namun, mereka memakan kurban Paskah, walaupun tidak sesuai dengan apa yang tertulis. Karena itu, Hizkia berdoa bagi mereka, dengan berkata, “TUHAN yang baik kiranya mengampuni setiap orang”2 Tawarikh 30:18 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Sebab sebagian besar dari rakyat-- terutama dari Efraim, Manasye, Isakhar dan Zebulon--tidak mentahirkan diri. Namun mereka memakan Paskah, walaupun tidak sesuai dengan apa yang ada tertulis. Tetapi Hizkia berdoa untuk mereka, katanya: "TUHAN, yang baik itu, kiranya mengadakan pendamaian bagi semua orang,”2 Tawarikh 30:18 · TB
Terjemahan Baru
“Selain itu, di antara orang-orang Efraim, Manasye, Isakhar, dan Zebulon, banyak yang datang tanpa lebih dahulu menyucikan diri. Jadi, mereka merayakan Paskah itu dengan tidak memenuhi syarat. Karena itu Raja Hizkia berdoa untuk mereka, katanya,”2 Tawarikh 30:18 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“For a multitude of the people, even many of Ephraim, and Manasseh, Issachar, and Zebulun, had not cleansed themselves, yet did they eat the passover otherwise than it was written. But Hezekiah prayed for them, saying, The good LORD pardon every one”2 Tawarikh 30:18 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti 2 Tawarikh 30:18?
Banyak orang dari suku-suku Israel utara makan Paskah tanpa tahir, tetapi Hizkia berdoa memohon pengampunan bagi mereka karena hati mereka mencari Allah. Ini menunjukkan bahwa Tuhan menilai hati yang tulus, bukan hanya ritual lahiriah.
Latar belakang
Doa Pengampunan
Rakyat dari beberapa suku memakan korban Paskah tanpa menahirkan diri, melanggar aturan. Hizkia kemudian berdoa agar TUHAN yang baik mengampuni setiap orang yang sungguh-sungguh mencari Allah, meskipun tidak sesuai aturan pentahiran.
Di mana
Yerusalem
Di bait suci, setelah korban Paskah
Kapan
~715 SM
Kerajaan Yehuda
Yang berbicara
Penulis Tawarikh
Sejarawan pasca-pembuangan yang menekankan ibadah dan imamat
Kepada
Pembaca Tawarikh
Komunitas Yehuda yang kembali dari pembuangan
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
סלח
salach · ampuni
mengampuni, memaafkan dengan murah hati
טוב
tov · baik
baik, menyenangkan, atau bermoral
דרש
darash · mencari
mencari, menanyakan, atau mempelajari dengan tekun
Doa Hizkia menekankan bahwa hati yang tulus mencari Allah lebih penting daripada kepatuhan ritual yang sempurna; pengampunan TUHAN tersedia bagi yang sungguh-sungguh.
Tahukah kamu
Kata 'menyembuhkan'
Dalam ayat 20, TUHAN mendengar dan 'menyembuhkan' bangsa itu, yang bisa merujuk pada pengampunan dan pemulihan hubungan, bukan hanya kesembuhan fisik.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan 2 Tawarikh 30:18
Mazmur 51:12
Hati yang rela
“Bangunkanlah padaku sukacita karena keselamatan-Mu, dan teguhkanlah roh yang rela dalam diriku.”
Yesaya 55:6
Carilah TUHAN
“Carilah TUHAN selama Ia berkenan ditemui; berserulah kepada-Nya selama Ia dekat!”
Keluaran 34:6
Ciri kasih Allah
“TUHAN, TUHAN, Allah penyayang dan pengasih, panjang sabar dan berlimpah kasih dan kesetiaan,”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang 2 Tawarikh 30:18
✕ Sering dikira
Hizkia mengizinkan orang untuk melanggar hukum Taurat secara bebas.
✓ Yang sebenarnya
Hizkia hanya memohon pengampunan bagi mereka yang tidak sempat menahirkan diri, bukan mengganti aturan.
✕ Sering dikira
Kepatuhan ritual selalu lebih penting daripada sikap hati.
✓ Yang sebenarnya
Ayat ini justru menunjukkan bahwa Allah menerima orang yang mencari Dia dengan tulus, meskipun ada kekurangan ritual.
Renungan
Renungan Singkat 2 Tawarikh 30:18
Tuhan lebih melihat motivasi hati kita daripada kepatuhan lahiriah. Meskipun kita mungkin tidak sempurna dalam melaksanakan aturan, asalkan hati kita mencari Dia, kita dapat datang kepada-Nya dengan berani.
Bapa, pandanglah hatiku yang rindu mencari-Mu. Ampunilah kekuranganku dan terimalah ibadahku dengan rela. Amin.