Raja Asyur Mengejek Hizkia
Yesaya 37:10
Tuhan Membebaskan Yerusalem
““Beginilah kamu harus berbicara kepada Hizkia, raja Yehuda, ‘Jangan biarkan Allahmu yang kamu percayai menyesatkan kamu dengan berkata, ‘Yerusalem tidak akan diserahkan ke dalam tangan raja Asyur.’”Yesaya 37:10 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“"Beginilah harus kamu katakan kepada Hizkia, raja Yehuda: Janganlah Yesaya 37.11–16 131 Allahmu yang kaupercayai itu memperdayakan engkau dengan menjanjikan: Yerusalem tidak akan diserahkan ke tangan raja Asyur.”Yesaya 37:10 · TB
Terjemahan Baru
“raja Yehuda. Begini bunyi surat itu, "Jangan tertipu oleh janji Allah yang kauandalkan itu bahwa engkau tidak akan jatuh ke tanganku.”Yesaya 37:10 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Thus shall ye speak to Hezekiah king of Judah, saying, Let not thy God, in whom thou trustest, deceive thee, saying, Jerusalem shall not be given into the hand of the king of Assyria.”Yesaya 37:10 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Yesaya 37:10?
Sanherib mengirim pesan kepada Hizkia untuk mencegahnya percaya pada Allah, dengan ancaman bahwa Yerusalem akan jatuh ke tangannya. Ini adalah bentuk intimidasi untuk melemahkan iman, meskipun Tuhan telah berjanji melindungi umat-Nya.
Latar belakang
Tantangan terhadap iman Hizkia
Utusan Asyur menyampaikan pesan Sanherib yang meragukan kuasa Allah. Mereka mencoba meyakinkan Hizkia bahwa Allah tidak akan menyelamatkan Yerusalem, seperti ilah-ilah bangsa lain yang sudah dikalahkan.
Di mana
Yerusalem
Kota Yerusalem, di istana atau gerbang kota
Kapan
~701 SM
Kerajaan Yehuda, masa pemerintahan Hizkia
Yang berbicara
Utusan Asyur (atas nama Sanherib)
Juru bicara raja Asyur yang angkuh
Kepada
Hizkia, raja Yehuda
Raja yang takut akan Tuhan, sedang terdesak
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
הַשִּׁיא
hasshi' · menyesatkan
menipu atau membujuk untuk percaya pada hal yang salah
בָּטַח
batakh · percaya
merasa aman, mengandalkan seseorang atau sesuatu
נָתַן
natan · diserahkan
memberikan, menyerahkan ke dalam kekuasaan
Sanherib menuduh Allah Israel sebagai penipu, padahal justru dialah yang menyesatkan. Kata 'menyesatkan' dan 'percaya' menunjukkan konflik antara kebenaran Allah dan kebohongan musuh.
Tahukah kamu
Serangan psikologis perang
Dalam peperangan kuno, selain serangan fisik, mereka juga menggunakan propaganda untuk melemahkan semangat musuh. Pesan Sanherib ini adalah bentuk perang psikologis.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Yesaya 37:10
2 Raja-raja 19:10
paralel sejarah
“Beginilah harus kamu katakan kepada Hizkia, raja Yehuda: Janganlah Allahmu yang kaupercayai itu memperdayakan engkau.”
Mazmur 118:8
kontras kepercayaan
“Lebih baik berlindung pada TUHAN daripada percaya kepada manusia.”
Yeremia 17:5
peringatan serupa
“Terkutuklah orang yang mengandalkan manusia, yang mengandalkan kekuatannya sendiri.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Yesaya 37:10
✕ Sering dikira
Menganggap Allah bisa menyesatkan umat-Nya.
✓ Yang sebenarnya
Pernyataan Sanherib adalah fitnah; Allah tidak pernah menyesatkan, tetapi musuh yang menyesatkan.
✕ Sering dikira
Berpikir bahwa ancaman Sanherib dapat menggagalkan janji Allah.
✓ Yang sebenarnya
Ayat ini justru menunjukkan bahwa Allah berkuasa atas segala keadaan, termasuk ancaman musuh.
Renungan
Renungan Singkat Yesaya 37:10
Jangan biarkan kata-kata negatif atau ancaman dari orang yang tidak percaya menggoyahkan imanmu. Berdirilah teguh pada janji Allah, karena Dia setia untuk menepati firman-Nya.
Tuhan, berikan kami keteguhan hati untuk percaya pada janji-Mu meskipun banyak suara yang meragukan. Jauhkan kami dari rasa takut. Amin.