Kutuk mengandalkan manusia

Yeremia 17:5

Hati yang licik dan berkat

Beginilah firman TUHAN, “Terkutuklah orang yang mengandalkan manusia, yang mengandalkan kekuatannya, dan yang hatinya menjauh dari TUHAN.

Yeremia 17:5 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Yeremia 17:5?

Terkutuklah orang yang mengandalkan manusia, mengandalkan kekuatan sendiri, dan hatinya menjauh dari Tuhan. Ini peringatan agar tidak menaruh kepercayaan pada hal-hal duniawi yang fana.

Latar belakang

Peringatan tentang ketergantungan

Yeremia menyampaikan firman TUHAN yang mengutuk orang yang mengandalkan manusia dan kekuatannya sendiri, serta menjauhkan hati dari TUHAN. Ini adalah peringatan terhadap sikap percaya pada kekuatan politik, aliansi, atau diri sendiri.

Di mana

Yerusalem

Nubuat yang disampaikan di Yerusalem

Kapan

~600 SM

Periode kerajaan Yehuda

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Kejatuhan Yehuda
Pembuangan Babel
Kamu di sini
T

Yang berbicara

TUHAN

Allah Israel, yang berfirman melalui nabi

U

Kepada

Umat Yehuda

Pendengar nubuat Yeremia

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

בָּטַח

batach · mengandalkan

percaya, merasa aman, bersandar kepada

אָדָם

adam · manusia

manusia, umat manusia, atau Adam

סוּר

sur · menjauh

berpaling, menyimpang, mundur

Kata 'batach' berarti menaruh kepercayaan penuh, tetapi di sini objeknya adalah 'adam' (manusia yang lemah) dan akibatnya adalah 'sur' (berpaling) dari TUHAN. Ketika kita mengandalkan manusia, kita secara otomatis menjauh dari Allah—keduanya saling berkaitan.

Tahukah kamu

Semak di padang gurun

Semak yang dimaksud mungkin adalah semak gurun yang kering dan tidak berharga, berbeda dengan pohon yang subur. Ini menggambarkan kehidupan yang sia-sia tanpa berkat Allah.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Yeremia 17:5

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Yeremia 17:5

✕  Sering dikira

Tidak boleh meminta bantuan manusia sama sekali.

✓  Yang sebenarnya

Ayat ini bukan melarang semua bantuan manusia, tetapi melarang menaruh kepercayaan utama pada manusia sebagai pengganti Allah.

✕  Sering dikira

Kutukan ini berarti Allah tidak peduli pada orang yang lemah.

✓  Yang sebenarnya

Justru kutukan itu adalah peringatan agar kita tidak bergantung pada hal-hal yang fana, melainkan pada Allah yang setia.

Renungan

Renungan Singkat Yeremia 17:5

Di mana kita menaruh kepercayaan kita? Saat menghadapi masalah, apakah kita lebih mengandalkan orang lain atau justru mencari Tuhan lebih dulu?

Tuhan, ajar aku untuk percaya sepenuhnya kepada-Mu, bukan pada manusia atau kekuatanku sendiri. Amin.