Raja Hizkia merobek jubahnya

Yesaya 37:1

Doa Hizkia dan Keselamatan Yerusalem

Ketika Raja Hizkia mendengar itu, dia merobek pakaiannya, mengenakan kain kabung dan masuk ke dalam rumah TUHAN.

Yesaya 37:1 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Yesaya 37:1?

Ketika Raja Hizkia mendengar ancaman dari Asyur, ia merobek pakaiannya sebagai tanda dukacita yang mendalam, mengenakan kain kabung sebagai simbol pertobatan, dan masuk ke rumah TUHAN. Ini menunjukkan bahwa di tengah krisis, ia mencari Allah lebih dulu, bukan mengandalkan kekuatannya sendiri.

Latar belakang

Hizkia merespons ancaman Asyur

Raja Hizkia mendengar perkataan penghinaan dari utusan Asyur, lalu dia merobek pakaiannya sebagai tanda sedih dan bertobat, mengenakan kain kabung, dan masuk ke Bait Allah untuk berdoa.

Di mana

Yerusalem

Istana raja dan Bait Allah

Kapan

~701 SM

Kerajaan Yehuda

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Sanherib menyerang Yehuda
Yesaya memberi janji
Kamu di sini
P

Yang berbicara

Penulis (Yesaya)

Nabi yang menulis kitab ini, ~700 SM

P

Kepada

Pembaca Kitab Yesaya

Umat Israel dan semua orang yang membaca

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

קָרַע

qara' · merobek

mengoyakkan pakaian sebagai ekspresi duka atau marah

שַׂק

saq · kain kabung

kain kasar dari bulu kambing, simbol perkabungan

בֵּית יְהוָה

beit YHWH · rumah TUHAN

Bait Allah di Yerusalem, tempat kehadiran Allah

Ketiga kata ini menunjukkan respons Hizkia: ia mengoyakkan pakaiannya (tanda krisis), memakai kain kabung (tanda pertobatan), dan pergi ke rumah TUHAN (mencari Tuhan). Ini adalah pola iman yang utuh: mengakui masalah, merendahkan diri, dan berlindung pada Allah.

Tahukah kamu

Kain kabung adalah simbol duka

Kain kabung terbuat dari bulu kambing kasar, dipakai sebagai tanda berkabung dan pertobatan, bukan pakaian biasa.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Yesaya 37:1

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Yesaya 37:1

✕  Sering dikira

Merobek pakaian selalu berarti marah.

✓  Yang sebenarnya

Dalam konteks ini, itu adalah tanda duka dan pertobatan, bukan kemarahan.

✕  Sering dikira

Hizkia hanya melakukan ritual lahiriah.

✓  Yang sebenarnya

Alkitab menunjukkan Hizkia sungguh berdoa dan percaya kepada Tuhan, bukan sekadar simbol.

Renungan

Renungan Singkat Yesaya 37:1

Saat kita menghadapi masalah besar, langkah pertama seharusnya adalah datang kepada Allah dengan hati yang rendah, mengakui keterbatasan kita, dan memohon pertolongan-Nya. Jangan biarkan kepanikan membuat kita lupa bahwa Tuhan adalah tempat perlindungan.

Tuhan, ajari aku untuk selalu datang kepada-Mu saat menghadapi kesulitan, dengan hati yang rendah dan penuh kepercayaan kepada-Mu. Amin.