Yosua Mengoyak Jubah
Yosua 7:6
Dosa Akhan Mengalahkan Israel
PerikopDosa Akhan · Yosua 7:1-26 →“Yosua pun mengoyakkan jubahnya dan sujud di depan Tabut TUHAN hingga petang bersama tua-tua Israel. Dan, mereka menaburkan debu ke atas kepala mereka.”Yosua 7:6 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Yosuapun mengoyakkan jubahnya dan sujudlah ia dengan mukanya sampai ke tanah di depan tabut TUHAN hingga petang, bersama dengan para tua-tua orang Israel, sambil menaburkan debu di atas kepalanya.”Yosua 7:6 · TB
Terjemahan Baru
“Yosua dan para pemimpin umat Israel sangat sedih sehingga mereka menyobek-nyobek pakaian mereka, dan sepanjang hari sampai malam mereka sujud di depan Peti Perjanjian TUHAN dengan menaruh abu di kepala mereka sebagai tanda bersedih hati.”Yosua 7:6 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Mendengar hal itu, Yosua dan tua-tua Israel merobek pakaian mereka, menaburkan debu di kepala mereka sebagai tanda duka yang mendalam, lalu bersujud di hadapan peti perjanjian sampai malam.”Yosua 7:6 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And Joshua rent his clothes, and fell to the earth upon his face before the ark of the LORD until the eventide, he and the elders of Israel, and put dust upon their heads.”Yosua 7:6 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Yosua 7:6?
Yosua mengoyakkan jubahnya dan sujud di hadapan Tabut Tuhan dengan tua-tua Israel, serta menaburkan debu di kepala. Ini adalah ekspresi kesedihan dan doa yang mendalam, menunjukkan kepemimpinan yang memikul penderitaan umat dan mencari Tuhan dalam krisis.
Latar belakang
Ratapan di Hadapan Tabut
Yosua dan para tua-tua Israel mengoyakkan jubah mereka, sujud di depan Tabut TUHAN sampai petang, dan menaburkan debu ke atas kepala sebagai tanda berkabung dan keputusasaan. Mereka meratapi kekalahan Ai.
Di mana
Gilgal
Di depan Tabut TUHAN, mungkin di perkemahan
Kapan
~1400 SM
Perebutan Tanah Perjanjian
Yang berbicara
Penulis Kitab Yosua
Sejarawan Israel, mencatat peristiwa kuno
Kepada
Pembaca Kitab Yosua
Orang Israel yang ingin tahu sejarah
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
קָרַע
qara · mengoyakkan
Merobek pakaian sebagai tanda duka atau putus asa
נָפַל
naphal · sujud
Jatuh tersungkur, menyembah atau memohon
עָפָר
afar · debu
Tanah halus, simbol kerendahan dan perkabungan
Ketiga kata ini — qara, naphal, afar — membentuk ritual berkabung yang ekstrem: merobek jubah, jatuh tersungkur, dan menaruh debu. Ini menunjukkan keputusasaan total dan permohonan kepada Tuhan.
Tahukah kamu
Tabur Debu
Menaburkan debu ke atas kepala adalah kebiasaan berkabung kuno, melambangkan kesedihan yang mendalam dan kerendahan hati.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Yosua 7:6
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Yosua 7:6
✕ Sering dikira
Yosua sujud dan mengoyak jubah karena marah kepada Tuhan.
✓ Yang sebenarnya
Ini adalah ekspresi sedih dan doa, bukan tuduhan kepada Tuhan.
✕ Sering dikira
Tabur debu adalah takhayul.
✓ Yang sebenarnya
Itu adalah simbol budaya yang sah untuk menunjukkan penyesalan dan kerendahan.
Renungan
Renungan Singkat Yosua 7:6
Saat menghadapi krisis, jangan berdiam diri atau mengeluh. Miliki hati yang rendah hati untuk datang kepada Tuhan dalam doa, bahkan dengan ratapan, dan jadilah teladan bagi orang lain untuk berharap kepada-Nya.
Tuhan, di tengah kesulitan, ajar aku untuk berseru kepada-Mu dengan tulus dan rendah hati, serta memimpin orang lain untuk berdoa. Amin.