Kekuatan untuk yang Lemah
Yesaya 35:3
Jalan Kudus Menuju Sion
“Kuatkanlah tangan yang lemah, teguhkanlah lutut yang goyah.”Yesaya 35:3 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Kuatkanlah tangan yang lemah lesu dan teguhkanlah lutut yang goyah.”Yesaya 35:3 · TB
Terjemahan Baru
“Strengthen ye the weak hands, and confirm the feeble knees.”Yesaya 35:3 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Yesaya 35:3?
Ayat ini adalah panggilan untuk menguatkan mereka yang lemah dan takut. Ini berbicara tentang bagaimana umat Allah harus saling mendukung dan menyemangati di tengah penderitaan, karena akan datang waktunya Tuhan bertindak.
Latar belakang
Panggilan untuk Menguatkan
Setelah janji pemulihan, Yesaya memberi perintah praktis: kuatkan tangan yang lemah dan teguhkan lutut yang goyah. Ini adalah panggilan untuk saling menguatkan ketika iman mulai rapuh, karena Allah akan datang menyelamatkan.
Di mana
Yerusalem
Saat berkhotbah di kota
Kapan
~700 SM
Zaman Kerajaan Yehuda
Yang berbicara
Yesaya
Nabi di Yehuda, ~40 tahun
Kepada
Umat Yehuda
Orang-orang yang hidup dalam ketakutan dan penindasan
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
חָזַק
chazaq · kuatkan
Membuat kuat, menguatkan, memegang erat.
רָפָה
rafah · lemah
Lunglai, menjadi lemas, kehilangan kekuatan.
אָמֵץ
amats · teguhkan
Memperkuat, membuat kokoh, berani.
Menguatkan (chazaq) dan meneguhkan (amats) adalah tindakan aktif yang harus dilakukan umat Allah. Ini menunjukkan bahwa pemulihan bukan hanya karya Allah, tetapi juga melibatkan partisipasi kita untuk saling menyemangati.
Tahukah kamu
Tangan dan Lutut
Dalam budaya Ibrani, tangan melambangkan tindakan dan lutut melambangkan kekuatan untuk berdiri. Jadi, 'tangan yang lemah' berarti tidak mampu bertindak, dan 'lutut yang goyah' berarti tidak mampu berdiri teguh.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Yesaya 35:3
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Yesaya 35:3
✕ Sering dikira
Ini hanya tentang kekuatan fisik.
✓ Yang sebenarnya
Ini terutama tentang kekuatan rohani dan emosi.
✕ Sering dikira
Kita harus menyemangati diri sendiri dengan kekuatan sendiri.
✓ Yang sebenarnya
Kekuatan sejati datang dari Allah yang akan datang menyelamatkan.
Renungan
Renungan Singkat Yesaya 35:3
Kita dipanggil untuk tidak mengabaikan orang-orang di sekitar kita yang sedang lemah atau putus asa. Sebuah kata semangat atau uluran tangan bisa menjadi alat Tuhan untuk menguatkan mereka yang sedang berjuang.
Bapa, jadikan aku pribadi yang mau menguatkan tangan yang lemah dan meneguhkan lutut yang goyah, sehingga melalui aku, kasih-Mu nyata bagi sesama. Amin.