Yerusalem tersandung
Yesaya 3:8
Hukum Tuhan atas Kepemimpinan
PerikopHukuman TUHAN terhadap Penyesat · Yesaya 3:1-15 →“Sebab, Yerusalem telah tersandung, dan Yehuda telah jatuh karena kata-kata dan perbuatan mereka melawan TUHAN, menentang hadirat-Nya yang mulia.”Yesaya 3:8 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Sungguh, Yerusalem telah runtuh dan Yehuda telah rubuh; sebab perkataan mereka dan perbuatan mereka melawan TUHAN dan mereka menantang kemuliaan hadirat-Nya.”Yesaya 3:8 · TB
Terjemahan Baru
“Sungguh, Yerusalem sudah jatuh! Yehuda sudah runtuh! Sebab segala perkataan dan perbuatan mereka melawan TUHAN dan menantang kekuasaan-Nya.”Yesaya 3:8 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“For Jerusalem is ruined, and Judah is fallen: because their tongue and their doings are against the LORD, to provoke the eyes of his glory.”Yesaya 3:8 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Yesaya 3:8?
Ayat ini menjelaskan bahwa kehancuran Yerusalem dan Yehuda adalah akibat dari perkataan dan perbuatan mereka yang melawan Tuhan. Mereka menentang hadirat-Nya yang mulia, sehingga kemuliaan Tuhan pun pergi dan bangsa itu runtuh.
Latar belakang
Akibat Dosa Bangsa
Yesaya menjelaskan bahwa Yerusalem dan Yehuda jatuh karena perkataan dan perbuatan mereka melawan Allah. Mereka menantang hadirat-Nya yang mulia, sehingga membawa kehancuran kepada diri sendiri.
Di mana
Yerusalem
Kota Yerusalem dan wilayah Yehuda
Kapan
~740 SM
Kerajaan Terbagi
Yang berbicara
Yesaya
Nabi Allah yang melayani di Yehuda selama 60 tahun, menyerukan pertobatan dan pengharapan.
Kepada
Orang Yehuda
Penduduk kerajaan Yehuda yang hidup dalam ketidakadilan dan kemunafikan.
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
כָּשְׁלָה
kashlah · tersandung
terantuk dan jatuh, sering dipakai untuk kehancuran moral.
לִמְרוֹת
limrot · melawan
memberontak, menentang otoritas dengan sengaja.
כָּבוֹד
kavod · mulia
kemuliaan, keberatian, kehormatan yang melekat pada Allah.
Tersandung (kashlah) dan melawan (limrot) menunjukkan bahwa dosa bukan hanya kesalahan kecil, tetapi pemberontakan aktif terhadap kemuliaan Allah.
Tahukah kamu
Tersandung secara rohani
Kata 'tersandung' dalam bahasa Ibrani bisa berarti jatuh karena halangan fisik, tetapi juga bisa berarti gagal secara moral. Di sini Yesaya memakai metafora untuk menunjukkan kejatuhan rohani yang parah.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Yesaya 3:8
Roma 1:21
Tidak memuliakan Allah
“Sebab sekalipun mereka mengenal Allah, mereka tidak memuliakan Dia sebagai Allah.”
Yesaya 1:2
Pemberontakan umat
“Aku membesarkan anak-anak dan meninggikan mereka, tetapi mereka memberontak terhadap Aku.”
Yeremia 2:13
Meninggalkan Allah
“Sebab dua kali umat-Ku berbuat jahat: mereka meninggalkan Aku, sumber air yang hidup.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Yesaya 3:8
✕ Sering dikira
Yerusalem jatuh secara fisik saat itu juga.
✓ Yang sebenarnya
Ayat ini menggambarkan kejatuhan moral yang akan berujung pada penghukuman, bukan kehancuran langsung.
✕ Sering dikira
Kata-kata dan perbuatan mereka hanya sekadar kesalahan kecil.
✓ Yang sebenarnya
Mereka dengan sengaja menentang Allah dan kemuliaan-Nya, bukan sekadar salah langkah.
Renungan
Renungan Singkat Yesaya 3:8
Perkataan dan perbuatan kita setiap hari bisa membangun atau meruntuhkan. Jika kita hidup melawan Tuhan, kita akan menuai kehancuran. Mari kita periksa kembali kata-kata dan tindakan kita, apakah sudah sesuai dengan kehendak-Nya.
Ya Tuhan, mampukan aku untuk menjaga perkataan dan perbuatanku agar selalu memuliakan-Mu dan tidak menentang kehendak-Mu. Amin.