Menolak jadi pemimpin

Yesaya 3:7

Hukum Tuhan atas Kepemimpinan

Namun, pada waktu itu, dia akan menolak dan berkata, “Aku tidak dapat menjadi penyembuhmu, di rumahku tidak ada roti ataupun pakaian. Jangan buat aku menjadi pemimpin bangsa ini.”

Yesaya 3:7 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Yesaya 3:7?

Dalam Yesaya 3:7, orang yang diminta menjadi pemimpin menolak karena merasa tidak mampu dan tidak punya sumber daya. Ini menunjukkan betapa hancurnya kondisi sosial saat itu; tidak ada yang mau memimpin karena keadaan sudah sangat buruk dan mereka tidak punya apa-apa.

Latar belakang

Krisis Kepemimpinan

Orang-orang mencari pemimpin karena keadaan kacau, tetapi orang yang diminta menolak karena tidak mau bertanggung jawab. Ini menunjukkan betapa rusaknya masyarakat Yehuda.

Di mana

Yerusalem

Di tengah kota yang kacau dan reruntuhan

Kapan

~740 SM

Kerajaan Terbagi

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Panggilan Yesaya (Yes 6)
Penghakiman Yehuda
Kamu di sini
Y

Yang berbicara

Yesaya

Nabi Allah yang melayani di Yehuda selama 60 tahun, menyerukan pertobatan dan pengharapan.

O

Kepada

Orang Yehuda

Penduduk kerajaan Yehuda yang hidup dalam ketidakadilan dan kemunafikan.

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

יַעֲנֶה

ya'aneh · menolak

menjawab atau menanggapi, sering berarti menolak dengan tegas.

חֹבֵשׁ

chovesh · penyembuh

orang yang membalut luka, metafora untuk pemulih.

קְצִין

qetsin · pemimpin

pemimpin, kepala, atau penguasa.

Kata 'menolak' (ya'aneh) menunjukkan bahwa orang itu tidak hanya menolak jabatan, tetapi juga menolak tugas penyembuhan dan kepemimpinan yang seharusnya ia emban.

Tahukah kamu

Pemimpin enggan

Di Timur Tengah kuno, menjadi pemimpin biasanya dianggap kehormatan, tetapi di sini orang begitu putus asa sehingga mereka menolak jabatan itu karena tidak ada sumber daya.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Yesaya 3:7

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Yesaya 3:7

✕  Sering dikira

Ayat ini hanya tentang ketidakmampuan pemimpin politik.

✓  Yang sebenarnya

Ini tentang ketidakmampuan seluruh bangsa untuk menghasilkan pemimpin yang benar, akibat dosa.

✕  Sering dikira

Orang itu malu karena tidak punya roti dan pakaian.

✓  Yang sebenarnya

Ia menolak karena tidak mau memikul beban yang berat, bukan karena miskin.

Renungan

Renungan Singkat Yesaya 3:7

Terkadang kita menolak tanggung jawab karena merasa tidak mampu atau takut gagal. Namun, Tuhan sanggup memampukan kita jika Dia memanggil. Cobalah untuk tidak langsung menolak panggilan pelayanan, tetapi serahkan pada Tuhan.

Tuhan, berikan aku keberanian untuk menerima tanggung jawab yang Engkau percayakan, dan andalkan kekuatan-Mu, bukan kemampuanku sendiri. Amin.