Telinga dan Mata Terbuka

Yesaya 29:18

Peringatan untuk Yerusalem yang Munafik

Pada hari itu, orang tuli akan mendengar perkataan dari kitab itu. Mata orang buta akan melihat, lepas dari kesuraman dan kegelapan mereka.

Yesaya 29:18 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Yesaya 29:18?

Pada hari itu, orang tuli akan mendengar firman Tuhan, dan orang buta akan melihat terang. Ini menggambarkan pemulihan dan pembukaan mata rohani yang Allah lakukan bagi umat-Nya.

Latar belakang

Hari Pembebasan

Setelah hukuman, datanglah hari pemulihan: mereka yang tuli secara rohani akan mendengar firman Tuhan, dan yang buta akan melihat terang. Ini janji pemulihan bagi umat yang setia.

Di mana

Yerusalem

Kota Yerusalem, sekitar tahun 701 SM

Kapan

~701 SM

Kerajaan Yehuda

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Ancaman Asyur
Pengepungan Yerusalem
Kamu di sini
Y

Yang berbicara

Yesaya

Nabi Allah, aktif ~740-681 SM

U

Kepada

Umat Israel

Penduduk Kerajaan Yehuda yang keras kepala

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

חֵרֵשׁ

kheres · tuli

tuli, tidak dapat mendengar

שָׁמַע

shama · mendengar

mendengar, memahami, menaati

עִוֵּר

ivver · buta

buta, tidak dapat melihat

Mendengar dan melihat dalam bahasa Ibrani tidak hanya fisik, tetapi juga respons rohani. Janji ini menunjuk pada pembukaan hati, bukan sekadar indra.

Tahukah kamu

Tuli vs. Buta

Dalam Alkitab, tuli dan buta sering dipakai sebagai metafora untuk ketidakmampuan rohani. Namun di sini, Tuhan berjanji untuk menyembuhkan secara fisik dan rohani.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Yesaya 29:18

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Yesaya 29:18

✕  Sering dikira

Ini hanya tentang mukjizat fisik di masa depan.

✓  Yang sebenarnya

Ini juga gambaran pembukaan rohani; semua orang yang percaya dapat mengalaminya.

✕  Sering dikira

Orang tuli dan buta yang dimaksud adalah mereka yang cacat sejak lahir.

✓  Yang sebenarnya

Yang dimaksud bisa siapa saja yang secara rohani belum percaya.

Renungan

Renungan Singkat Yesaya 29:18

Jika kita merasa 'tuli' atau 'buta' secara rohani, Allah sanggup memulihkan. Mari kita berdoa agar Roh Kudus membuka pemahaman kita terhadap firman-Nya, sehingga kita peka akan kehendak-Nya.

Ya Tuhan, bukalah telinga dan mataku agar aku dapat mendengar dan melihat kebenaran-Mu dengan jelas. Amin.