Kaki Orang Miskin Menginjak

Yesaya 26:6

Nyanyian Kemenangan dan Kepercayaan

Kaki akan menginjak-injaknya, kaki orang-orang miskin, telapak kaki orang lemah.

Yesaya 26:6 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Yesaya 26:6?

Ayat ini melanjutkan gambaran tentang kehancuran orang sombong: mereka akan diinjak-injak oleh kaki orang miskin dan lemah. Ini menunjukkan bahwa Allah memihak kepada yang tertindas dan merendahkan yang congkak.

Latar belakang

Pembalasan bagi yang Tertindas

Ayat ini menunjukkan bahwa orang miskin dan lemah akan menginjak-injak reruntuhan kota yang sombong. Ini adalah gambaran keadilan Tuhan yang memihak kepada yang tertindas dan merendahkan penindas.

Di mana

Yerusalem

Dalam konteks ibadah dan pengharapan

Kapan

~700 SM

Kitab Nabi-nabi

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Ancaman Asyur
Pembebasan Yehuda
Kamu di sini
P

Yang berbicara

Pemazmur (mungkin Yesaya)

Nabi yang menuangkan nyanyian umat

U

Kepada

Umat Yehuda

Bangsa yang sedang menanti pembebasan

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

רֶגֶל

regel · kaki

Kaki, langkah

עָנִי

ani · miskin

Orang yang tertindas, rendah

דַּל

dal · lemah

Orang yang tidak berdaya, miskin

Keadilan Tuhan membalikkan keadaan: yang lemah dan miskin diangkat menjadi pemenang, sementara yang kuat diinjak.

Tahukah kamu

Kaki yang Menginjak

Dalam budaya Timur Tengah kuno, menginjak musuh yang kalah adalah simbol kemenangan yang paling menghina. Di sini, orang miskin yang biasanya diinjak justru menjadi pemenang.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Yesaya 26:6

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Yesaya 26:6

✕  Sering dikira

Menganggap kemiskinan sebagai sesuatu yang harus dibiarkan

✓  Yang sebenarnya

Ayat ini menunjukkan Tuhan memperhatikan penderitaan orang miskin dan bertindak untuk mereka

✕  Sering dikira

Mengartikan 'menginjak' sebagai ajakan untuk membalas dendam secara fisik

✓  Yang sebenarnya

Ini gambaran kemenangan akhir, bukan panggilan untuk konfrontasi

Renungan

Renungan Singkat Yesaya 26:6

Allah peduli pada mereka yang lemah dan miskin. Sebagai pengikut Kristus, kita dipanggil untuk membela dan mengangkat orang-orang yang terpinggirkan, bukan menginjak mereka. Milikilah hati yang rendah dan peduli kepada sesama.

Tuhan, berilah kami hati yang rendah dan peduli kepada orang yang lemah, seperti Engkau memihak kepada mereka. Amin.