Saat Kita Berseru: 'Inilah Tuhan Kita'

Yesaya 25:9

Pesta Keselamatan di Gunung TUHAN

Pada waktu itu, orang akan berkata, “Sesungguhnya, inilah Tuhan kita! Kita sudah menanti-nantikan-Nya untuk menyelamatkan kita! Inilah TUHAN; kita telah menanti-nantikan Dia! Mari kita bergembira dan bersukacita dalam keselamatan-Nya!”

Yesaya 25:9 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Yesaya 25:9?

Umat Tuhan akan bersukacita karena menantikan Tuhan yang menyelamatkan. Ayat ini mengajak untuk percaya bahwa Tuhan pasti bertindak, dan keselamatan yang dinantikan akan tiba, sehingga wajar untuk bergembira.

Latar belakang

Sambutan Sorak-sorai

Setelah janji kemenangan, umat merespons dengan pengakuan yang penuh sukacita. Mereka yang setia menantikan TUHAN akhirnya melihat Dia datang untuk menyelamatkan, dan mereka bersorak.

Di mana

Yerusalem

Di pelataran Bait Suci · siang hari

Kapan

~700 SM

Kerajaan Yehuda

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Ancaman Asyur
Pembuangan Babel
Kamu di sini
K

Yang berbicara

Koor Umat

Orang-orang tebusan yang bersukacita

P

Kepada

Para Pembaca

Semua orang yang mendengar janji ini

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

קָוָה

qavah · menanti-nantikan

menanti dengan harapan yang teguh

יָשַׁע

yasha' · menyelamatkan

memberi kemenangan atau kelepasan

גִּיל

gil · bersukacita

bersorak-sorak, sangat senang

Menanti TUHAN bukanlah menunggu pasif, melainkan harapan yang aktif dan mengikat diri. Keselamatan yang Dia bawa adalah kemenangan yang nyata, bukan sekadar konsep, dan sukacita yang dihasilkan adalah ekspresi yang spontan dan bersorak.

Tahukah kamu

Bunyi yang Sama

Kata 'menanti-nantikan' dalam bahasa Ibrani (qavah) juga berarti 'mengikat' atau 'menanti dengan harapan yang teguh'. Ini menunjukkan sikap aktif, bukan pasif.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Yesaya 25:9

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Yesaya 25:9

✕  Sering dikira

Mengira ini hanya nyanyian untuk masa depan, bukan untuk sekarang.

✓  Yang sebenarnya

Ini adalah teladan bagaimana kita harus bersikap: menantikan Tuhan dengan kesabaran dan bersukacita atas karya-Nya yang sudah nyata.

✕  Sering dikira

Menganggap keselamatan hanya bersifat rohani.

✓  Yang sebenarnya

Konteks here mencakup pembebasan dari musuh fisik dan pemulihan bangsa, namun kemudian terpenuhi secara rohani dalam Kristus.

Renungan

Renungan Singkat Yesaya 25:9

Penantian kita pada Tuhan tidak akan sia-sia. Mari kita teguh berharap kepada-Nya dan rayakan kesetiaan-Nya, bahkan sebelum jawaban datang, karena Ia layak dipercaya.

Tuhan, ajari aku bersukacita dalam penantian, karena aku percaya Engkau adalah Juruselamat yang setia. Amin.