Bumi roboh seperti gubuk reyot

Yesaya 24:20

Penghakiman atas Bumi dan Kemenangan TUHAN

Bumi terhuyung-huyung seperti orang mabuk dan bergoyang-goyang seperti gubuk yang reyot. Sebab, pelanggarannya memberatinya sehingga dia roboh dan tidak akan bangkit lagi.

Yesaya 24:20 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Yesaya 24:20?

Bumi diibaratkan seperti orang mabuk yang terhuyung-huyung dan gubuk reyot yang goyah, menunjukkan ketidakstabilan dan kerapuhan dunia karena pelanggaran. Akibatnya, bumi akan roboh dan tidak bangkit lagi, menandakan penghakiman yang final.

Latar belakang

Bumi runtuh oleh beban dosa

Bumi 'terhuyung-huyung seperti orang mabuk' dan 'bergoyang seperti gubuk reyot' — gambaran kehancuran total. Beban pelanggaran manusia membuat bumi roboh dan tidak bangkit, menggambarkan kepastian hukuman Allah.

Di mana

Yerusalem

Dalam penglihatan, ~700 SM

Kapan

~700 SM

Kerajaan Terbelah

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Pemerintahan Ahas yang jahat
Pembuangan Yehuda ke Babel
Kamu di sini
Y

Yang berbicara

Yesaya

Nabi, penasihat raja, ~50 tahun

P

Kepada

Penduduk bumi

Seluruh ummat manusia, khususnya Yehuda

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

שָׁכוּר

shakhur · mabuk

mabuk, tidak stabil karena minuman keras

פֶּשַׁע

pesha' · pelanggaran

pemberontakan, dosa yang disengaja

נָפַל

naphal · roboh

jatuh, tidak bisa bangkit

Bumi yang 'mabuk' dan 'roboh' menunjukkan bahwa dosa membuat ciptaan kehilangan stabilitas. Ini bukan hanya moral, tapi kosmik — seluruh tatanan runtuh.

Tahukah kamu

Pondok sementara

Gubuk yang dimaksud adalah pondok sementara di ladang anggur, yang mudah roboh. Ini kiasan bahwa seluruh dunia akan runtuh seperti tenda yang goyah.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Yesaya 24:20

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Yesaya 24:20

✕  Sering dikira

Bumi akan benar-benar berhenti berotasi dan rusak secara harfiah.

✓  Yang sebenarnya

Gambaran ini simbolis untuk kekacauan dan kehancuran, bukan peristiwa ilmiah.

✕  Sering dikira

Tidak ada harapan untuk manusia, semua binasa.

✓  Yang sebenarnya

Meski bumi roboh, masih ada sisa orang benar yang selamat (ayat 14).

Renungan

Renungan Singkat Yesaya 24:20

Kita sering bergantung pada hal-hal duniawi yang rapuh. Ayat ini mengajak kita untuk mencari fondasi yang kokoh, yaitu Kristus, yang tidak akan goyah oleh penghakiman.

Ya Tuhan, jadikanlah iman kami teguh di dalam Engkau, bukan pada hal-hal yang fana. Amin.