Bumi mabuk terhuyung-huyung
Yesaya 24:19
Penghakiman atas Bumi dan Kemenangan TUHAN
“Bumi luluh lantak, bumi hancur lebur, bumi berguncang luar biasa.”Yesaya 24:19 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Bumi remuk redam, bumi hancur luluh bumi goncang-gancing.”Yesaya 24:19 · TB
Terjemahan Baru
“Bumi retak, remuk dan goyah.”Yesaya 24:19 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“The earth is utterly broken down, the earth is clean dissolved, the earth is moved exceedingly.”Yesaya 24:19 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Yesaya 24:19?
Ayat ini menggambarkan kehancuran total bumi akibat dosa. Bumi 'luluh lantak, hancur lebur, berguncang luar biasa' menunjukkan bahwa Allah menghakimi dunia dengan dahsyat, tidak ada yang tersisa.
Latar belakang
Bumi hancur karena dosa
Bumi diibaratkan orang mabuk yang tidak bisa berdiri tegak, bergoyang seperti gubuk reyot. Ini adalah gambaran penghakiman ilahi yang mengguncang seluruh tatanan ciptaan, bukan hanya satu bangsa.
Di mana
Yerusalem
Dalam penglihatan, ~700 SM
Kapan
~700 SM
Kerajaan Terbelah
Yang berbicara
Yesaya
Nabi, penasihat raja, ~50 tahun
Kepada
Penduduk bumi
Seluruh ummat manusia, khususnya Yehuda
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
נוֹעָה
no'ah · terhuyung-huyung
bergoyang-goyang seperti orang mabuk, kehilangan keseimbangan
פֶּשַׁע
pesha' · pelanggaran
pemberontakan, pelanggaran kesetiaan terhadap perjanjian
נָפַל
naphal · roboh
jatuh, runtuh, tidak bangkit lagi
Tiga kata ini mengungkap bahwa kehancuran bumi bukan kebetulan, melainkan akibat langsung dari pemberontakan (pesha'). Bumi 'jatuh' tanpa harapan bangkit, menunjukkan kepastian penghakiman.
Tahukah kamu
Gempa vs metafora
Mungkin bukan gempa fisik, tetapi gambaran kehancuran total. Kata 'terhuyung-huyung' dipakai juga untuk orang mabuk, jadi bumi seperti kehilangan keseimbangan moral.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Yesaya 24:19
Mazmur 60:4
Anggur yang memusingkan
“Engkau telah membuat umat-Mu mengalami penderitaan yang keras, memberi kami anggur yang memusingkan.”
Yesaya 51:17
Cawan murka
“Bangunlah, bangunlah, berdirilah, hai Yerusalem, engkau yang telah minum dari tangan TUHAN cawan kehangatan murka-Nya.”
Amos 8:13
Rebah karena haus
“Pada hari itu akan rebah gadis-gadis cantik dan para teruna karena haus.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Yesaya 24:19
✕ Sering dikira
Bumi benar-benar berhenti berputar secara fisik.
✓ Yang sebenarnya
Ini metafora kehancuran moral dan sosial.
✕ Sering dikira
Hanya orang fasik yang dihukum, orang benar selamat.
✓ Yang sebenarnya
Seluruh bumi terkena dampak, tetapi ada sisa yang selamat (lihat ayat 14).
Renungan
Renungan Singkat Yesaya 24:19
Kehancuran yang digambarkan mengingatkan kita bahwa dosa memiliki konsekuensi serius. Mari kita hidup dengan kesadaran bahwa tindakan kita bermakna di hadapan Allah, dan berusaha untuk tidak meremehkan dosa.
Tuhan, ampuni kami yang sering meremehkan dosa; ajarilah kami untuk hidup kudus di hadapan-Mu. Amin.