Hari kegemparan dari Tuhan
Yesaya 22:5
Peringatan untuk Yerusalem yang Zalim
PerikopNubuat tentang Yerusalem · Yesaya 22:1-14 →“Sebab, Tuhan, TUHAN semesta alam, telah menentukan satu hari kegemparan, penundukan, dan kebingungan. Di Lembah Penglihatan akan terjadi kekacauan, orang-orang meruntuhkan tembok-tembok dan berseru kepada gunung-gunung.”Yesaya 22:5 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Sebab Tuhan, TUHAN semesta alam telah menentukan suatu hari: Ia akan menggemparkan, menginjak-injak dan mengacaukan orang: di "lembah penglihatan" tembok akan dirombak dan teriakan minta tolong sampai ke puncak gunung!”Yesaya 22:5 · TB
Terjemahan Baru
“Memang, TUHAN Yang Mahatinggi dan Mahakuasa telah menetapkan hari ini sebagai hari kekacauan, kegemparan dan huru-hara di Lembah Penglihatan. Tembok-tembok kota sudah dirobohkan. Teriakan minta tolong bergema di bukit-bukit.”Yesaya 22:5 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“For it is a day of trouble, and of treading down, and of perplexity by the Lord GOD of hosts in the valley of vision, breaking down the walls, and of crying to the mountains.”Yesaya 22:5 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Yesaya 22:5?
Yesaya 22:5 menyatakan bahwa Tuhan semesta alam telah menetapkan satu hari untuk menimbulkan kegemparan, penundukan, dan kebingungan di Lembah Penglihatan. Ini adalah hari penghakiman ketika Yerusalem akan diserang musuh. Tembok-tembok akan diruntuhkan dan orang-orang akan berteriak ke gunung-gunung, tetapi tidak ada yang menolong. Ini menunjukkan bahwa kehancuran itu pasti karena Tuhan sendiri yang mengaturnya.
Latar belakang
Hari Kekacauan dari Tuhan
Tuhan semesta alam telah menetapkan hari kegemparan, penindasan, dan kebingungan di Lembah Penglihatan. Orang-orang meruntuhkan tembok dan berseru minta tolong, menunjukkan kekacauan total.
Di mana
Lembah Penglihatan
Lembah dekat Yerusalem, tempat penglihatan
Kapan
~700 SM
Monarki Akhir
Yang berbicara
Yesaya
Nabi besar, pelayan kerajaan Yehuda
Kepada
Bangsa Yehuda
Penduduk Yerusalem dan Yehuda
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
מְהוּמָה
mehumah · kegemparan
kekacauan, kegemparan
מְבוּסָה
mevusah · penundukan
penginjakan, penindasan
מְבוּכָה
mevukhah · kebingungan
kebingungan, kekalutan
Tiga kata Ibrani: mehumah (geger), mevusah (injak), mevukhah (bingung) menggambarkan hukuman Allah yang mendatangkan kekacauan total, bukan hanya bencana fisik tetapi juga moral.
Tahukah kamu
Lembah Penglihatan
Istilah 'Lembah Penglihatan' hanya muncul di Yesaya 22, mungkin merujuk pada lembah tempat para nabi menerima penglihatan dari Allah, kemungkinan dekat Yerusalem. Ini menjadi simbol tempat penghukuman.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Yesaya 22:5
Yesaya 2:19
Ketakutan akan Tuhan
“Maka mereka akan masuk ke dalam gua-gua batu dan lubang-lubang tanah karena ketakutan terhadap TUHAN.”
Zefanya 1:15
Hari kegemparan
“Hari itu adalah hari kegemparan, hari kegelapan dan kesuraman, hari awan dan kelam pekat.”
Yoel 2:2
Hari penghakiman
“Hari kegelapan dan kesuraman, hari awan dan kelam pekat.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Yesaya 22:5
✕ Sering dikira
Menganggap 'kegemparan' hanya terjadi di Lembah Penglihatan secara harfiah.
✓ Yang sebenarnya
Lembah Penglihatan adalah simbolis untuk Yerusalem, tempat nabi bernubuat; ini menggambarkan seluruh kota akan kacau.
✕ Sering dikira
Mengira kerusuhan itu tanpa sebab dari Tuhan.
✓ Yang sebenarnya
Ayat ini jelas mengatakan Tuhan sendiri yang menentukan hari tersebut sebagai penghukuman.
Renungan
Renungan Singkat Yesaya 22:5
Tuhan memegang kendali atas segala sesuatu, termasuk masa-masa sulit. Jika kita sedang dalam kekacauan, ingatlah bahwa itu bukan kebetulan. Carilah Tuhan untuk mengerti apa yang Dia ingin ajarkan, dan bertobatlah dari dosa yang menyebabkan kehancuran.
Ya Tuhan, apa pun yang terjadi, aku percaya bahwa Engkau berdaulat. Di tengah kekacauan, tariklah aku untuk semakin dekat kepada-Mu. Amin.