Retaknya Tembok Kota Daud
Yesaya 22:10
Ketika Pertahanan Gagal
“(22:9)”Yesaya 22:10 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“kamu menghitung rumah-rumah di Yerusalem, dan kamu merobohkan Yesaya 22.11–15 74 rumah-rumah untuk meneguhkan tembok;”Yesaya 22:10 · TB
Terjemahan Baru
“And ye have numbered the houses of Jerusalem, and the houses have ye broken down to fortify the wall.”Yesaya 22:10 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Yesaya 22:10?
Ayat ini melanjutkan bahwa mereka menghitung rumah-rumah dan menghancurkannya untuk memperkuat tembok kota. Ini adalah tindakan yang merusak untuk membangun pertahanan, menunjukkan keputusasaan mereka.
Latar belakang
Menambal Tembok, Melupakan Allah
Yesaya mengamati bahwa penduduk Yerusalem insaf akan retakan pada tembok kota dan beramai-ramai memperkuatnya. Namun mereka lupa untuk berseru kepada Allah yang telah merancang segalanya sejak dahulu.
Di mana
Yerusalem
Di dalam kota, saat pengepungan
Kapan
~701 SM
Kerajaan Yehuda, masa pengepungan Asyur
Yang berbicara
Yesaya
Nabi yang melayani di Yehuda sekitar 740–681 SM.
Kepada
Penduduk Yerusalem
Warga kota yang panik menghadapi ancaman musuh.
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
בְּקָעִים
bəqa'im · retakan
celah-celah atau keretakan pada tembok
תְּקַבְּצוּ
təqabbətsu · mengumpulkan
menghimpun air ke satu tempat
רָאָה
ra'ah · memandang
memperhatikan dengan saksama, merenungkan
Ketiga kata ini menunjukkan usaha manusia yang sibuk memperbaiki kerusakan fisik, tetapi mengabaikan visi Allah—mereka melihat masalah, tetapi tidak melihat Tuhan.
Tahukah kamu
Kolam yang Tersembunyi
Kolam bawah yang disebut di sini mungkin adalah Kolam Siloam, yang dibangun Raja Hizkia dengan terowongan sepanjang 533 meter untuk mengamankan pasokan air selama pengepungan.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Yesaya 22:10
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Yesaya 22:10
✕ Sering dikira
Anggapan bahwa merenovasi kota adalah tindakan yang salah.
✓ Yang sebenarnya
Yang ditegur adalah ketiadaan pengharapan kepada Allah, bukan usaha fisik itu sendiri.
✕ Sering dikira
Mengira ayat ini hanya tentang sejarah kuno tanpa makna masa kini.
✓ Yang sebenarnya
Ini peringatan abadi agar tidak mengandalkan strategi manusia dan melupakan Tuhan.
Renungan
Renungan Singkat Yesaya 22:10
Terkadang kita merusak hal-hal yang berharga dalam hidup—seperti hubungan atau prinsip—demi mencapai keamanan yang kita pikir lebih penting. Tuhan ingin kita mempercayai pemeliharaan-Nya, bukan menghancurkan hal baik untuk bertahan.
Tuhan, jauhkan kami dari keputusan yang merusak demi rasa aman. Ajar kami mempercayai rencana-Mu yang sempurna. Amin.