Menambal Tembok, Melupakan Allah

Yesaya 22:9

Peringatan bagi Yerusalem yang Sombong

Kamu melihat bahwa retakan pada tembok Kota Daud itu banyak, dan kamu mengumpulkan air dari kolam yang lebih bawah. Kamu menghitung rumah-rumah di Yerusalem dan menghancurkan rumah-rumah itu untuk memperkuat tembok itu. Lalu, kamu membangun sebuah kolam di antara kedua tembok itu untuk air dari kolam yang lama. Akan tetapi, kamu tidak berharap kepada Dia yang menjadikannya, ataupun memandang Dia yang merencanakannya sejak lama.

Yesaya 22:9 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Yesaya 22:9?

Ayat ini mencatat bahwa orang Yehuda melihat banyak retakan di tembok Kota Daud dan mengumpulkan air dari kolam bawah. Mereka berusaha memperbaiki pertahanan dan mengelola air, menunjukkan upaya mereka untuk bertahan dari kepungan.

Latar belakang

Usaha Manusia yang Sia-sia

Orang Yehuda dengan giat memperbaiki tembok dan membuat kolam untuk bertahan hidup. Namun, mereka tidak melihat kepada Tuhan yang telah merancang semuanya sejak dahulu.

Di mana

Yerusalem

Kota Daud

Kapan

~701 SM

Kerajaan Yehuda

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
pengepungan Sanherib
pembuangan Babel
Kamu di sini
Y

Yang berbicara

Yesaya

Nabi yang melayani di Yehuda selama 60 tahun.

P

Kepada

Pembaca/Teks

Pembaca kitab Yesaya di masa depan.

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

נָבַט

nabat · harapan

memandang, memperhatikan, percaya.

עָשָׂה

asah · Dia yang menjadikannya

membuat, menciptakan, melakukan.

יָצַר

yatsar · merencanakannya

membentuk, merancang seperti tukang periuk.

Tuhan adalah pencipta dan perancang segala sesuatu, tetapi mereka lebih memilih melihat pada usaha sendiri daripada kepada Tuhan.

Tahukah kamu

Kolam yang Lebih Bawah

Kolam yang lebih bawah mungkin merujuk pada Kolam Siloam yang baru saja dibangun untuk menampung air dari mata air Gihon.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Yesaya 22:9

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Yesaya 22:9

✕  Sering dikira

Menganggap bahwa Tuhan menolak perbaikan tembok atau kolam.

✓  Yang sebenarnya

Tuhan tidak menolak usaha manusia, tetapi Dia menolak ketika usaha itu menggantikan iman.

✕  Sering dikira

Mengira bahwa Allah tidak peduli pada masalah praktis.

✓  Yang sebenarnya

Tuhan peduli pada masalah praktis, tetapi Dia ingin kita tetap bergantung pada-Nya.

Renungan

Renungan Singkat Yesaya 22:9

Dalam krisis, kita sering sibuk dengan perbaikan jangka pendek, seperti menambal tembok yang retak atau menimbun sumber daya. Namun, terkadang kita lupa untuk mencari solusi dari Tuhan yang melihat akar masalahnya. Sudahkah kamu berdoa sebelum bertindak?

Bapa, ingatkan kami untuk mencari kehendak-Mu sebelum mengambil langkah, agar usaha kami berkenan kepada-Mu. Amin.