Jeritan bagi umat yang dihancurkan
Yesaya 21:10
Babel Jatuh, tetapi Umat Allah Tersisa
“Oh, bangsa-Ku yang diirik di tempat pengirikan, apa yang kudengar dari TUHAN semesta alam, Allah Israel, telah kuberitahukan kepadamu.”Yesaya 21:10 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Hai bangsaku yang telah dipijak-pijak dan diinjak-injak! Apa yang kudengar dari TUHAN semesta alam, Allah Israel, telah kuberitahukan kepadamu.”Yesaya 21:10 · TB
Terjemahan Baru
“Bangsaku Israel! Engkau telah dipijak-pijak dan diinjak-injak seperti butir-butir gandum. Sekarang kusampaikan kepadamu kabar baik yang kudengar dari TUHAN Yang Mahakuasa, Allah Israel.”Yesaya 21:10 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“O my threshing, and the corn of my floor: that which I have heard of the LORD of hosts, the God of Israel, have I declared unto you.”Yesaya 21:10 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Yesaya 21:10?
Ayat ini menyapa bangsa yang menderita sebagai 'bangsa-Ku yang diirik di tempat pengirikan'. 'Diirik' melambangkan penderitaan dan pemurnian. Nabi menyampaikan apa yang didengarnya dari TUHAN semesta alam, Allah Israel. Ini adalah penghiburan bahwa Allah tidak melupakan umat-Nya dan tetap berbicara melalui nabi.
Latar belakang
Umat yang diirik, tetapi janji tetap
Yesaya baru saja menyampaikan penglihatan tentang kejatuhan Babel. Ia menyapa bangsa Israel yang menderita sebagai 'yang diirik di tempat pengirikan', tetapi menyatakan bahwa pesan yang didengarnya dari TUHAN semesta alam adalah untuk mereka.
Di mana
Yerusalem
Di lingkungan istana atau bait, di masa pelayanan Yesaya.
Kapan
~701 SM
Periode kerajaan Yehuda
Yang berbicara
Yesaya
Nabi kerajaan Yehuda, ~50 tahun, berapi-api.
Kepada
Bangsa Israel
Umat Allah yang sedang dalam pembuangan.
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
דּוּשׁ
dush · diirik
menginjak-injak atau menumbuk gandum dengan alat pengirik
שָׁמַע
shama · dengar
mendengar dengan perhatian dan pemahaman, sering berarti menaati
נָגַד
nagad · beritahukan
menyatakan atau menyampaikan sesuatu secara eksplisit
Ketiga kata ini menunjukkan bahwa penderitaan (diirik) tidak menghalangi berita keselamatan yang didengar (shama) dan disampaikan (nagad). Justru dari tengah penderitaan, umat menerima firman sebagai pengharapan.
Tahukah kamu
Tempat pengirikan: simbol penghancuran
Di zaman Alkitab, mengirik adalah proses memisahkan biji gandum dari jerami dengan cara diinjak-injak hewan atau alat berat. Ini gambaran yang sangat keras untuk penderitaan umat.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Yesaya 21:10
Yeremia 51:33
Sama-sama pakai irik
“Firman TUHAN: 'Putri Babel akan menjadi tempat pengirikan, waktu dia diinjak-injak.'”
Mazmur 2:9
Penghancuran bangsa-bangsa
“Engkau akan memecahkan mereka dengan gada besi, seperti tembikar kauremukkan.”
Yesaya 41:15
Umat sebagai alat pengirik
“Sesungguhnya, Aku membuat engkau sebagai pengirik yang tajam dan baru.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Yesaya 21:10
✕ Sering dikira
Ayat ini tentang Israel dihancurkan permanen oleh Allah.
✓ Yang sebenarnya
Ini bukan kutukan, melainkan gambaran penderitaan yang sementara; meski dihancurkan, mereka adalah 'bangsa-Ku' yang dilindungi.
✕ Sering dikira
Berita ini hanya untuk nabi, bukan umat.
✓ Yang sebenarnya
Yesaya berkata 'telah kuberitahukan kepadamu' menegaskan berita itu diberikan kepada umat sebagai penghiburan.
Renungan
Renungan Singkat Yesaya 21:10
Saat kita mengalami penderitaan yang memurnikan, ingatlah bahwa Allah tidak tinggal diam. Dia berkomunikasi dengan kita melalui Firman dan Roh-Nya. Jadikan penderitaan sebagai sarana untuk lebih dekat kepada-Nya.
Ya Allah semesta alam, saat aku diirik oleh ujian hidup, ingatkan aku bahwa Engkau tetap bersamaku dan berfirman kepadaku. Amin.