Keputusasaan penduduk pesisir

Yesaya 20:6

Tanda yang Mengguncangkan

Maka, penduduk di pesisir itu akan berkata pada waktu itu, ‘Lihat, seperti inilah yang kita andalkan, tempat kita berlari meminta pertolongan untuk dibebaskan dari Raja Asyur! Bagaimana kita dapat melepaskan diri?’”

Yesaya 20:6 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Yesaya 20:6?

Yesaya 20:6 mencatat perkataan penduduk pesisir yang menyadari bahwa andalan mereka, Mesir dan Etiopia, gagal menolong mereka dari Asyur. Mereka putus asa dan bertanya, "Bagaimana kita dapat melepaskan diri?" Ini menunjukkan keputusasaan akibat kepercayaan yang salah.

Latar belakang

Pertanyaan retoris

Penduduk pesisir—mungkin Filistia atau Yehuda—bertanya dalam keputusasaan: jika pengharapan mereka gagal, bagaimana mereka bisa lolos? Ini menunjukkan bahwa perlindungan mereka sia-sia.

Di mana

Yerusalem

Di kota, saat berkhotbah

Kapan

~711 SM

Kerajaan Yehuda

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Asyur menyerang Asdod
Jatuhnya Asyur
Kamu di sini
Y

Yang berbicara

Yesaya

Nabi Allah yang setia, berani menyampaikan pesan keras

O

Kepada

Orang Yehuda

Umat yang bergantung pada aliansi asing

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

מַבָּט

mabbat · andalkan

tempat berharap, andalan

עֵזֶר

ezer · pertolongan

bantuan, pertolongan

נָמַלְטָה

namalta · melepaskan

lolos, terluput

Mereka mengandalkan pertolongan manusia, tapi pertanyaan 'bagaimana' menunjukkan tidak ada jalan keluar tanpa Allah.

Tahukah kamu

Pesisir yang mana?

Sebagian pakar mengaitkan 'pesisir' dengan daerah Filistia, yang pernah menjadi sekutu Yehuda.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Yesaya 20:6

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Yesaya 20:6

✕  Sering dikira

Mengira ini hanya untuk penduduk pesisir

✓  Yang sebenarnya

Ini berlaku untuk semua yang mengandalkan manusia

✕  Sering dikira

Menganggap tidak ada harapan sama sekali

✓  Yang sebenarnya

Berita ini memanggil untuk berharap pada Allah, bukan pada manusia

Renungan

Renungan Singkat Yesaya 20:6

Ketika kita mengalami kegagalan karena mengandalkan hal yang salah, kita mungkin merasa putus asa. Namun, Tuhan ingin kita belajar dari kesalahan dan kembali kepada-Nya. Jangan biarkan keputusasaan menjauhkanmu dari Tuhan; justru datanglah kepada-Nya.

Tuhan, dalam keputusasaanku, tolong aku untuk berpaling kepada-Mu dan tidak bersandar pada kekuatan yang sia-sia. Pulihkanlah harapanku hanya di dalam Engkau. Amin.