TUHAN yang diam dan mengamati
Yesaya 18:4
Peringatan terhadap Etiopia
“Sebab, beginilah firman TUHAN kepadaku, “Aku akan melihat dengan diam dari tempat kediaman-Ku, seperti panas yang menyilaukan di bawah sinar matahari; seperti awan berembun di panasnya musim menuai.”Yesaya 18:4 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Sebab beginilah firman TUHAN kepadaku: "Aku akan menjenguk dari Yesaya 18.5–7 63 tempat kediaman-Ku dengan tidak bergerak, seperti hawa panas yang mendidih waktu panas terik, seperti kabut embun di panas musim menuai."”Yesaya 18:4 · TB
Terjemahan Baru
“TUHAN berkata kepada saya, "Dari kediaman-Ku di atas, Aku akan memandang ke bawah dengan tenang dan cerah, setenang embun yang berbentuk di malam yang panas dalam musim panen, dan secerah sinar matahari di waktu siang.”Yesaya 18:4 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“For so the LORD said unto me, I will take my rest, and I will consider in my dwelling place like a clear heat upon herbs, and like a cloud of dew in the heat of harvest.”Yesaya 18:4 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Yesaya 18:4?
Tuhan berfirman bahwa Dia akan melihat dengan tenang dari tempat kediaman-Nya, seperti panas yang menyilaukan atau awan berembun di musim panen. Ini menunjukkan bahwa Allah mengendalikan segalanya dengan tenang dan tidak terburu-buru, meskipun bangsa-bangsa gelisah.
Latar belakang
TUHAN menonton dari surga
TUHAN berfirman bahwa Dia akan mengamati dengan tenang, seperti panas yang menyilaukan atau awan berembun di musim panen. Ini menekankan kedaulatan-Nya yang tidak tergesa-gesa, tetapi pasti bertindak pada waktu yang tepat.
Di mana
Yerusalem
Menerima firman TUHAN dalam konteks pelayanan kenabian
Kapan
sekitar 700 SM
Kerajaan Terbagi
Yang berbicara
Yesaya
Nabi di Yehuda, sekitar 740–680 SM, penulis kitab ini
Kepada
Pembaca/pendengar kitab Yesaya
Orang Yehuda yang hidup di masa pergolakan politik
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
שָׁקַט
shaqat · diam
tenang, tidak bergerak, merasa aman
רָאָה
ra'ah · melihat
mengamati, memperhatikan, memandang
מָכוֹן
makhon · tempat kediaman
tempat yang tetap, dasar, kediaman yang kokoh
Kombinasi 'diam', 'melihat', dan 'tempat kediaman' menunjukkan bahwa TUHAN tidak panik atau intervensi secara gegabah, tetapi mengamati dari tempat yang stabil dan penuh otoritas—sebuah gambaran kedaulatan yang tenang.
Tahukah kamu
Awan embun yang mengejutkan
Di Timur Tengah, embun sering menjadi sumber air penting di musim kemarau. Di sini, 'awan berembun' melukiskan sesuatu yang sejuk dan memberi kehidupan, tetapi juga dapat menjadi tanda bahwa musim panen sudah dekat.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Yesaya 18:4
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Yesaya 18:4
✕ Sering dikira
Ada yang mengira ayat ini berarti TUHAN pasif dan tidak peduli.
✓ Yang sebenarnya
Ketenangan TUHAN bukan berarti ketidakpedulian; itu adalah kendali yang tenang. Ayat-ayat berikutnya (5-6) menunjukkan tindakan tegas-Nya.
✕ Sering dikira
Menganggap 'diam' berarti TUHAN tidak berbicara sama sekali.
✓ Yang sebenarnya
Dalam konteks ini, 'diam' berarti tidak terburu-buru, tetapi tetap berdaulat. TUHAN akan bertindak pada waktu panen.
Renungan
Renungan Singkat Yesaya 18:4
Saat kita gelisah dan ingin bertindak cepat, Allah mengajarkan kita untuk tenang dan percaya pada waktu-Nya. Kita perlu belajar berhenti sejenak dan merenungkan bahwa Tuhan sedang bekerja, meskipun kita tidak melihatnya.
Bapa, berikan kami ketenangan untuk percaya pada rencana-Mu, bahkan ketika situasi tampak tidak menentu. Amin.