Takhta Daud yang adil

Yesaya 16:5

Pengharapan akan raja yang benar

Kemudian, takhta akan didirikan dalam kasih yang teguh, dan di atasnya akan duduk dalam kesetiaan di kemah Daud, yang menghakimi dan menegakkan keadilan dan cepat melakukan kebenaran.

Yesaya 16:5 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Yesaya 16:5?

Sebuah takhta akan ditegakkan dalam kasih setia, dari keturunan Daud, yang akan memerintah dengan adil dan cepat melakukan kebenaran, menunjuk pada Mesias.

Latar belakang

Janji takhta yang benar

Di tengah pergolakan, Yesaya menubuatkan pemerintahan yang adil dari keturunan Daud. Ini memberi pengharapan bahwa suatu hari kepemimpinan akan ditegakkan dalam kasih setia.

Di mana

Yerusalem

Lukisan tentang masa depan, bukan lokasi literal

Kapan

~700 SM

Monarki Akhir / Kerajaan Yehuda

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Seruan atas Moab
Kehancuran Asyur
Kamu di sini
Y

Yang berbicara

Yesaya

Nabi di Yerusalem, ~740-681 SM

P

Kepada

Pemimpin Yehuda

Para pembuat keputusan di Yerusalem

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

כִּסֵּא

kisse · takhta

kursi pemerintahan atau simbol kekuasaan

חֶסֶד

chesed · kasih yang teguh

cinta kesetiaan yang tidak berubah

מִשְׁפָּט

mishpat · keadilan

keputusan yang benar atau hukum yang adil

Gabungan 'kisse', 'chesed', dan 'mishpat' menunjukkan bahwa kepemimpinan sejati harus berakar pada kasih setia dan menghasilkan keadilan—bukan sekadar kekuasaan.

Tahukah kamu

Frasa 'kemah Daud'

Frasa ini merujuk pada dinasti Daud, dan di kemudian hari dihubungkan dengan Mesias oleh orang Kristen.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Yesaya 16:5

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Yesaya 16:5

✕  Sering dikira

Mengira ayat ini hanya tentang raja-raja sejarah

✓  Yang sebenarnya

Ini juga mengarah pada harapan mesianis yang digenapi dalam Yesus.

✕  Sering dikira

Memisahkan kasih dan keadilan

✓  Yang sebenarnya

Di sini keduanya digabungkan: takhta yang penuh kasih dan adil.

Renungan

Renungan Singkat Yesaya 16:5

Keadilan dan kebenaran sejati hanya ditemukan dalam pemerintahan Allah melalui Kristus. Kita hidup dengan harapan akan pemimpin yang adil, dan kita pun dipanggil untuk bertindak adil.

Tuhan Yesus, datanglah dan tegakkan keadilan-Mu di hatiku dan di dunia ini, Amin.