Domba dari Sela ke Sion
Yesaya 16:1
Naungan bagi Moab
““Kirimkanlah domba kepada pemimpin negeri itu, dari Sela melalui padang belantara ke gunung putri Sion.”Yesaya 16:1 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Mereka mengirim anak domba kepada pemerintah negeri, dari Yesaya 16.2–6 57 Sela melalui padang gurun ke gunung puteri Sion.”Yesaya 16:1 · TB
Terjemahan Baru
“Dari kota Sela di padang gurun, bangsa Moab mengirim anak domba untuk dihadiahkan kepada penguasa di Yerusalem.”Yesaya 16:1 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Send ye the lamb to the ruler of the land from Sela to the wilderness, unto the mount of the daughter of Zion.”Yesaya 16:1 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Yesaya 16:1?
Yesaya meminta Moab mengirim domba sebagai upeti kepada Yehuda, dari Sela melalui padang gurun ke Sion, menunjukkan bahwa Moab harus tunduk kepada Israel.
Latar belakang
Pesan kepada Moab
Yesaya menyampaikan nasihat agar Moab mengirim upeti berupa domba ke Yerusalem, sebagai tanda tunduk. Ini adalah metafora untuk mencari perlindungan dari raja Yehuda.
Di mana
Sela
Di padang belantara, dekat Petra
Kapan
~700 SM
Periode para nabi
Yang berbicara
Yesaya
Nabi yang melayani di Yehuda, ~740–680 SM
Kepada
Pemimpin Moab
Penguasa bangsa Moab yang sedang terdesak
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
כַּבְשָׂה
kavsah · domba
anak domba betina
מֹשֵׁל
moshel · pemimpin
penguasa, penguasa
אֶרֶץ
erets · negeri
tanah, wilayah
Kata 'domba' menunjukkan upeti, 'pemimpin' merujuk pada raja, dan 'negeri' menekankan wilayah kekuasaan. Ini menekankan tindakan diplomatik yang rendah hati.
Tahukah kamu
Sela adalah Petra?
Sela, yang berarti 'batu karang', sering diidentifikasi dengan Petra, kota yang diukir dari batu di kemudian hari.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Yesaya 16:1
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Yesaya 16:1
✕ Sering dikira
Domba di sini adalah korban bakaran.
✓ Yang sebenarnya
Domba ini adalah upeti politik, bukan korban agama.
✕ Sering dikira
Pemimpin negeri itu adalah raja Asyur.
✓ Yang sebenarnya
Konteks menunjukkan ini adalah raja Yehuda, yang adalah keturunan Daud.
Renungan
Renungan Singkat Yesaya 16:1
Dalam hidup, terkadang kita perlu merendahkan diri dan mengakui otoritas yang lebih tinggi. Ini bisa berarti meminta maaf, mengalah, atau menerima nasihat, walaupun itu tidak nyaman.
Tuhan, ajari aku kerendahan hati untuk tunduk kepada otoritas-Mu dan orang lain yang Kau tetapkan, Amin.