Celaan Moab dan Amon

Zefanya 2:8

Hukuman atas Bangsa-bangsa

“Aku telah mendengar celaan Moab dan cemoohan dari keturunan Amon, betapa mereka telah mencela umat-Ku dan meninggikan dirinya atas daerah umat-Ku.”

Zefanya 2:8 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Zefanya 2:8?

Ayat ini menegaskan bahwa Tuhan mendengar segala celaan dan cemoohan yang ditujukan kepada umat-Nya, juga kesombongan musuh. Moab dan Amon, bangsa tetangga yang sering memusuhi Israel, telah mencela umat Tuhan dan meninggikan diri mereka. Tuhan tidak tinggal diam; Dia memperhatikan setiap penghinaan terhadap umat-Nya.

Latar belakang

Allah Mendengar Hinaan

Allah menyatakan bahwa Ia telah mendengar celaan Moab dan cemoohan bani Amon terhadap umat-Nya. Mereka membesarkan diri dan meremehkan umat TUHAN, sehingga Allah akan membalas perbuatan mereka.

Di mana

Yerusalem

Kota Yerusalem, masa pemerintahan Yosia

Kapan

~625 SM

Zaman Nabi-nabi Klasik

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Kebangunan rohani Yosia
Kehancuran Yerusalem
Kamu di sini
Z

Yang berbicara

Zefanya

Nabi keturunan raja, ~640 SM

U

Kepada

Umat Yehuda

Penduduk Kerajaan Yehuda, termasuk yang tersisa

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

חֶרְפָּה

cherpah · celaan

hinaan, celaan

גִּדּוּף

gidduf · cemoohan

penghinaan, perkataan kasar

גָּדַל

gadal · meninggikan

menjadi besar, membesarkan diri

Kata-kata ini menekankan bahwa Allah memperhatikan perkataan sombong dan hinaan. Istilah 'meninggikan diri' menunjukkan kesombongan yang serius di hadapan Allah.

Tahukah kamu

Moab dan Amon, Sepupu Israel

Moab dan Amon adalah keturunan Lot, keponakan Abraham, jadi mereka masih kerabat Israel, namun sering bermusuhan.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Zefanya 2:8

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Zefanya 2:8

✕  Sering dikira

Mengira Moab dan Amon hanya dihukum karena permusuhan fisik mereka.

✓  Yang sebenarnya

Hukuman terutama disebabkan oleh sikap sombong dan menghina umat Allah, bukan hanya tindakan fisik.

✕  Sering dikira

Menganggap Allah tidak peduli dengan perkataan hinaan.

✓  Yang sebenarnya

Ayat ini menunjukkan Allah mendengar dan menanggapi setiap penghinaan terhadap umat-Nya.

Renungan

Renungan Singkat Zefanya 2:8

Kita sering merasa tidak diperhatikan saat diremehkan, tetapi Tuhan mendengar dan melihat semuanya. Biarlah kita belajar untuk tidak membalas dengan cara sendiri, tetapi menyerahkan pembelaan kita kepada Tuhan yang adil.

Bapa, aku bersyukur karena Engkau mendengar setiap serangan dan celaan yang kualami. Tolong aku untuk mempercayakan pembelaanku kepada-Mu. Amin.