Air Dibon Menjadi Darah

Yesaya 15:9

Ratapan atas Moab

Sebab, air dari Dibon penuh dengan darah. Sesungguhnya, Aku akan menambahkan apa yang menimpa Dibon, yaitu seekor singa bagi orang-orang Moab yang terluput, dan bagi orang-orang yang tersisa di negeri itu.

Yesaya 15:9 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Yesaya 15:9?

Ayat ini menyatakan bahwa hukuman atas Moab semakin berat: air Dibon penuh darah, dan akan ada singa yang menerkam orang yang selamat dan tersisa. Ini menunjukkan murka Allah yang adil namun dahsyat.

Latar belakang

Bencana dan Singa

Air di Dibon penuh darah, menunjukkan kematian dan pembantaian. Tuhan menambahkan bencana: singa akan menerkam orang Moab yang selamat, sehingga tidak ada yang aman.

Di mana

Dibon

Di kota Dibon, dekat sumber air

Kapan

~700 SM

Periode para nabi

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Tangisan meluas
Singa menerkam
Kamu di sini
Y

Yang berbicara

Yesaya

Nabi Allah, ~740-680 SM, dari Yerusalem

B

Kepada

Bangsa Yehuda

Penduduk Kerajaan Yehuda, sedang dalam ancaman

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

דָּם

dam · darah

darah, sering melambangkan kematian dan kekerasan

יָסַף

yasaf · menambahkan

menambah, melanjutkan, atau melakukan lagi

אַרְיֵה

aryeh · singa

singa, binatang buas yang menerkam

Tuhan tidak berhenti menghukum; Dia menambahkan bahaya dari singa. Kata 'menambahkan' menunjukkan hukuman yang berlapis, dan darah melambangkan kekerasan yang mengerikan.

Tahukah kamu

Air Dibon

Dibon terkenal dengan saluran airnya, mungkin termasuk terowongan air. Darah di air bisa berarti pembantaian di dekat sumber air, atau mayat-mayat mencemari air.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Yesaya 15:9

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Yesaya 15:9

✕  Sering dikira

Mengira air benar-benar menjadi darah, bukan metafora.

✓  Yang sebenarnya

Ini hiperbola untuk menggambarkan banyaknya darah dalam air, bisa karena pembantaian.

✕  Sering dikira

Mengira singa itu iblis atau kuasa jahat.

✓  Yang sebenarnya

Singa di sini adalah alat Tuhan untuk menghukum, bukan makhluk spiritual.

Renungan

Renungan Singkat Yesaya 15:9

Jangan menyepelekan peringatan Allah atau menganggap kasih-Nya sebagai alasan untuk terus berbuat dosa. Kehidupan yang menjauh dari Allah punya konsekuensi serius, tetapi tetap ada kesempatan untuk bertobat.

Tuhan, murnikan hatiku dan jauhkanlah aku dari jalan yang membinasakan, agar aku hidup dalam kebenaran-Mu. Amin.