Tangisan Meliputi Seluruh Moab

Yesaya 15:8

Ratapan atas Moab

PerikopNubuat tentang Moab · Yesaya 15:1-9 →
“Sebab, tangisan kesedihan telah menyelubungi seluruh daerah Moab, isak tangisnya sampai ke Eglaim dan Beer-Elim.”

Yesaya 15:8 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Yesaya 15:8?

Ayat ini menegaskan bahwa ratapan Moab terdengar di mana-mana, dari perbatasan hingga ke pedalaman. Kehancuran meliputi seluruh negeri, dan tidak ada tempat yang luput dari dukacita.

Latar belakang

Ratapan yang Meluas

Pekikan tangisan terdengar di seluruh Moab, bahkan sampai ke tempat-tempat yang jauh seperti Eglaim dan Beer-Elim. Ini menunjukkan betapa dahsyatnya bencana itu.

Di mana

Seluruh wilayah Moab

Dari Eglaim sampai Beer-Elim, di jalan-jalan

Kapan

~700 SM

Periode para nabi

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Harta dibawa lari
Air penuh darah
Kamu di sini
Y

Yang berbicara

Yesaya

Nabi Allah, ~740-680 SM, dari Yerusalem

B

Kepada

Bangsa Yehuda

Penduduk Kerajaan Yehuda, sedang dalam ancaman

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

זְעָקָה

ze'aqah · tangisan

teriakan minta tolong atau ratapan keras

נָקַף

naqaf · menyelubungi

mengelilingi, meliputi, atau mengepung

יְלָלָה

yelalah · isak tangis

melolong, ratapan sedih

Ketiga kata ini menggambarkan ratapan yang menyeluruh dan keras, seperti kepungan. Moab tidak bisa lari dari teriakan minta tolong yang memenuhi negeri.

Tahukah kamu

Eglaim dan Beer-Elim

Nama tempat ini mungkin sengaja dipilih: Eglaim berarti 'dua kolam', Beer-Elim berarti 'sumur para dewa', tapi keduanya sekarang sulit diidentifikasi.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Yesaya 15:8

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Yesaya 15:8

✕  Sering dikira

Mengira ratapan hanya di satu kota.

✓  Yang sebenarnya

Nubuat ini menekankan ratapan menyeluruh di seluruh Moab.

✕  Sering dikira

Mengira ini hanya ekspresi emosi, bukan nubuat.

✓  Yang sebenarnya

Yesaya sedang menubuatkan kehancuran yang nyata.

Renungan

Renungan Singkat Yesaya 15:8

Masalah dan dukacita bisa menyentuh seluruh aspek hidup kita, tanpa kecuali. Saat itu terjadi, kita bisa datang kepada Allah, karena Dia tahu dan peduli dengan setiap air mata kita.

Ya Allah, saat dukacita meliputi hidupku, ingatkan aku bahwa Engkau selalu dekat dan mau mendengar tangisku. Amin.