Tangan Tuhan yang Terentang

Yesaya 14:25

Kedaulatan Allah atas Bangsa-Bangsa

PerikopNubuat tentang Asyur · Yesaya 14:24-27 →
“Aku akan menghancurkan Asyur di tanah-Ku dan menginjak-injak mereka di gunung-Ku. Maka, kuknya akan dilepaskan dari umatku; dan bebannya akan dibuang dari bahu mereka.”

Yesaya 14:25 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Yesaya 14:25?

Ayat ini menjanjikan bahwa Allah akan menghancurkan Asyur, yang melambangkan musuh umat-Nya, di tanah-Nya sendiri. Ini menunjukkan kuasa Allah untuk melepaskan umat-Nya dari penindasan dan memulihkan mereka, seperti mengangkat kuk dan beban dari bahu mereka.

Latar belakang

Asyur Dihancurkan

Allah berfirman bahwa Dia akan menghancurkan Asyur di tanah-Nya sendiri, menginjak-injak mereka di gunung-Nya. Ini adalah janji pembebasan bagi umat-Nya dari kuk Asyur.

Di mana

Yerusalem

Dalam konteks nubuat, tidak ada lokasi fisik spesifik

Kapan

~700 SM

Nabi-nabi awal

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Penindasan Asyur
Kejatuhan Asyur
Kamu di sini
A

Yang berbicara

Allah

Tuhan semesta alam, penguasa sejarah

U

Kepada

Umat Israel

Bangsa pilihan yang sedang menanti pembebasan

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

שָׁבַר

shavar · menghancurkan

mematahkan, menghancurkan

רָמַס

ramas · menginjak-injak

menginjak, meremukkan

עֹל

ol · kuk

kuk, beban

Kata-kata ini menggambarkan tindakan Allah yang tegas dan menyeluruh dalam membebaskan umat-Nya dari penindasan, bukan hanya sekadar mengalahkan musuh tetapi benar-benar menghancurkannya.

Tahukah kamu

Gunung TUHAN

Dalam konteks ini, 'gunung-Ku' merujuk pada Sion atau tanah Israel, tempat Allah bertindak membela umat-Nya.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Yesaya 14:25

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Yesaya 14:25

✕  Sering dikira

Ayat ini hanya tentang kehancuran Asyur secara fisik.

✓  Yang sebenarnya

Ayat ini juga menunjuk pada pembebasan rohani dan penegakan kedaulatan Allah.

✕  Sering dikira

'Umatku' hanya merujuk pada Israel kuno.

✓  Yang sebenarnya

Ini juga berbicara tentang umat Allah di masa sekarang yang mengalami pembebasan dari penindasan.

Renungan

Renungan Singkat Yesaya 14:25

Ketika kita merasa tertindas oleh masalah atau musuh, ingatlah bahwa Allah sanggup mematahkan belenggu itu. Percayakan pergumulanmu kepada-Nya, karena Dia berjanji untuk melepaskan kita dari beban yang terlalu berat.

Tuhan, lepaskanlah aku dari segala beban dan penindasan yang membelenggu hidupku, dan berikanlah aku kelepasan sesuai janji-Mu. Amin.