Murka TUHAN yang membara

Yesaya 13:9

Hari TUHAN: Kehancuran dan Harapan

PerikopNubuat tentang Babel · Yesaya 13:1-22 →
“Lihatlah, hari TUHAN akan datang dengan kejam, dengan amarah dan murka yang membara, untuk membuat negeri itu menjadi tandus dan memusnahkan orang-orang berdosa darinya.”

Yesaya 13:9 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Yesaya 13:9?

Yesaya 13:9 menegaskan bahwa hari TUHAN akan datang dengan kejam, penuh amarah dan murka yang membara. Tujuannya untuk membuat negeri menjadi tandus dan memusnahkan orang-orang berdosa. Ini menunjukkan keseriusan penghakiman Allah atas dosa.

Latar belakang

Kehancuran dari TUHAN

Yesaya menegaskan bahwa hari TUHAN penuh dengan kemarahan dan murka yang membara, menjadikan bumi tandus dan memusnahkan para pendosa dari dalamnya.

Di mana

Yerusalem

Dalam konteks penglihatan ilahi, mungkin di bait Allah.

Kapan

sekitar 700 SM

Periode para nabi

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Panggilan Yesaya
Kejatuhan Babel
Kamu di sini
Y

Yang berbicara

Yesaya

Nabi yang setia, melayani di Yehuda sekitar 700 SM.

B

Kepada

Bangsa Yehuda

Kerajaan selatan yang hidup dalam ketidaksetiaan.

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

אַכְזָרִי

akhzari · kejam

keras, tanpa belas kasihan, bengis

חָרוֹן

kharon · murka

api kemarahan, panasnya murka

לֶהָבָה

lehavah · membara

nyala api, api yang berkobar

Kemarahan TUHAN digambarkan dengan kata 'bengis' dan 'api berkobar', menunjukkan penghakiman yang total dan tidak dapat dihindari.

Tahukah kamu

Hari TUHAN

Ungkapan 'hari TUHAN' sering muncul di kitab para nabi dan menunjuk pada penghakiman-Nya yang dahsyat, yang bisa bersifat historis maupun eskatologis.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Yesaya 13:9

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Yesaya 13:9

✕  Sering dikira

Mengira murka TUHAN hanya untuk orang fasik non-Israel, padahal juga untuk umat-Nya yang tidak setia.

✓  Yang sebenarnya

Hari TUHAN berlaku bagi semua bangsa, termasuk Israel, jika mereka berdosa.

✕  Sering dikira

Berpikir hari TUHAN hanya akan terjadi di akhir zaman, padahal juga terjadi dalam peristiwa sejarah seperti kehancuran Babel.

✓  Yang sebenarnya

Hari TUHAN bisa terjadi berulang kali sebagai bentuk penghakiman, dan juga sebagai puncak akhir zaman.

Renungan

Renungan Singkat Yesaya 13:9

Hari penghakiman Allah adalah nyata dan serius. Ini mengingatkan kita untuk hidup dengan takut akan Tuhan, menjauhi dosa, dan memastikan bahwa kita memiliki hubungan yang benar dengan Allah melalui Yesus Kristus.

Tuhan, tolong aku untuk hidup kudus dan berkenan kepada-Mu, agar aku tidak takut pada hari penghakiman-Mu. Amin.