Kota yang Sepi
Yesaya 13:20
Babel yang Ditinggalkan
“Kota itu tidak akan pernah dihuni lagi, ataupun ditinggali dari generasi ke generasi. Orang Arab tidak akan mendirikan kemah di sana, dan para gembala tidak akan mengistirahatkan domba-dombanya di sana.”Yesaya 13:20 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“tidak ada penduduk untuk seterusnya, dan tidak ada penghuni turun-temurun; orang Arab tidak akan berkemah di sana, dan gembala- gembala tidak akan membiarkan hewannya berbaring di sana;”Yesaya 13:20 · TB
Terjemahan Baru
“Tak seorang pun akan tinggal lagi di sana. Tak ada orang Arab pengembara yang akan memasang kemahnya di tempat itu, dan tak ada gembala yang akan membawa kambing dombanya untuk merumput di situ.”Yesaya 13:20 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“It shall never be inhabited, neither shall it be dwelt in from generation to generation: neither shall the Arabian pitch tent there; neither shall the shepherds make their fold there.”Yesaya 13:20 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Yesaya 13:20?
Ayat ini melukiskan Babel yang akan menjadi kota yang benar-benar ditinggalkan, tidak akan pernah dihuni lagi. Bahkan orang Arab pengembara dan gembala pun tidak akan mau tinggal atau singgah di sana. Ini menggambarkan kepastian dan totalitas kehancuran yang akan menimpa Babel sebagai akibat dari penghakiman Tuhan.
Latar belakang
Babel Menjadi Tidak Berpenghuni
Setelah kehancurannya, Babel tidak akan pernah dihuni lagi secara permanen. Bahkan orang Arab, para pengembara, dan gembala akan menghindari tempat itu karena kekutukannya.
Di mana
Yerusalem
Di kota, saat menyampaikan firman
Kapan
~700 SM
Kerajaan Terbagi
Yang berbicara
Yesaya
Nabi besar, penasihat raja, ~60 tahun
Kepada
Bangsa Yehuda
Kerajaan selatan, sedang terancam
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
יָשַׁב
yāšav · dihuni
Tinggal atau menetap di suatu tempat
גּוּר
gûr · ditinggali
Berdiam untuk sementara waktu
עֲרָבִי
ʿArāḇî · Arab
Orang nomaden dari padang gurun
Kata-kata ini menunjukkan penolakan total: baik tempat tinggal tetap maupun sementara ditolak, sehingga tidak ada aktivitas manusia di sana.
Tahukah kamu
Babel dalam Sejarah
Babel pernah diduduki kembali oleh beberapa kelompok, tetapi tidak pernah menjadi kota besar lagi. Reruntuhannya tetap ada hingga kini.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Yesaya 13:20
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Yesaya 13:20
✕ Sering dikira
Api berarti kota itu langsung hancur dan tidak ada orang sama sekali
✓ Yang sebenarnya
Nubuatan ini menunjukkan pembuangan penduduk dan keterlantaran, tetapi masih ada beberapa penghuni sementara
✕ Sering dikira
Orang Arab dianggap penduduk asli Babel
✓ Yang sebenarnya
Mereka adalah kelompok nomaden, bukan penduduk tetap
Renungan
Renungan Singkat Yesaya 13:20
Ketika Tuhan menghakimi, tidak ada yang bisa menghindar. Kita mungkin merasa nyaman dengan kehidupan kita, tetapi kita harus selalu ingat bahwa Tuhan adalah hakim atas segalanya. Mari kita hidup dengan kesadaran bahwa kita akan mempertanggungjawabkan setiap perbuatan kita.
Tuhan, berikanlah saya hikmat untuk hidup dengan cara yang berkenan kepada-Mu, karena saya tahu bahwa suatu hari saya akan mempertanggungjawabkan hidup saya di hadapan-Mu. Amin.