Babel jadi sarang serigala

Yeremia 51:37

Hukuman atas Babel

“Babel akan menjadi tumpukan puing, sarang serigala-serigala, suatu kengerian dan suatu helaan napas, tanpa penduduk.”

Yeremia 51:37 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Yeremia 51:37?

Ayat ini menggambarkan kehancuran total Babel: kota itu akan menjadi tumpukan puing, tempat tinggal serigala, pemandangan yang mengerikan, dan tidak berpenghuni. Ini adalah hukuman Allah atas kesombongan dan kejahatan Babel.

Latar belakang

Nubuat kehancuran mutlak

Firman TUHAN menyatakan bahwa Babel akan menjadi reruntuhan total, seperti sarang serigala atau tempat tinggal binatang buas. Ini adalah gambaran kehancuran yang permanen dan mengerikan, karena tidak ada manusia yang tinggal di sana lagi.

Di mana

Yerusalem

Menjelang kejatuhan Yerusalem

Kapan

~586 SM

Nabi-nabi terakhir

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Pengepungan Yerusalem oleh Babel
Pembuangan ke Babel
Kamu di sini
Y

Yang berbicara

Yeremia

Nabi yang setia, ~60 tahun, menyaksikan kehancuran

P

Kepada

Pembaca kitab

Orang-orang yang hidup di masa pembuangan

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

גַּל

gal · tumpukan

timbunan batu atau reruntuhan

מְעוֹן

me'on · sarang

tempat tinggal atau kediaman

שְׁרִיקָה

sheriqah · helaan napas

siulan atau desisan sebagai tanda ejekan

Ketiga kata ini menekankan bahwa Babel akan menjadi tempat yang tidak berpenghuni, dipandang dengan ejekan, dan hanya dihuni oleh binatang buas. Ini menunjukkan kehancuran yang total dan permanen.

Tahukah kamu

Serigala dalam Alkitab

Dalam budaya Timur Tengah kuno, serigala sering dikaitkan dengan tempat yang sunyi dan terpencil, menunjukkan bahwa Babel akan menjadi tempat yang ditinggalkan dan menakutkan.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Yeremia 51:37

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Yeremia 51:37

✕  Sering dikira

Berarti Babel hanya akan menjadi reruntuhan fisik sementara, tetapi masih bisa dihuni nanti.

✓  Yang sebenarnya

Nubuat ini menekankan kehancuran yang permanen, tidak ada yang akan tinggal di sana untuk selama-lamanya.

✕  Sering dikira

Helaan napas hanya bermakna suara angin di reruntuhan.

✓  Yang sebenarnya

Dalam konteks ini, 'helaan napas' adalah siulan ejekan atau kekaguman yang mengerikan dari orang-orang yang melewati.

Renungan

Renungan Singkat Yeremia 51:37

Kehancuran Babel mengingatkan kita bahwa kekuatan dan kekayaan duniawi tidak bertahan selamanya. Janganlah kita menggantungkan hidup pada hal-hal yang sementara, melainkan pada Tuhan yang kekal.

Tuhan, ajarlah kami untuk tidak melekat pada hal-hal duniawi yang fana, tetapi berpegang pada Engkau yang kekal. Amin.