Ratapan Rahel di Rama
Yeremia 31:15
Janji Pemulihan dan Perjanjian Baru
PerikopPerjanjian Baru · Yeremia 31:1-30 →“Beginilah firman TUHAN, “Suatu suara terdengar di Rama, ratapan dan tangisan yang getir, Rahel menangisi anak-anaknya, dia menolak untuk dihibur karena anak-anaknya, karena mereka tidak ada lagi.””Yeremia 31:15 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Beginilah firman TUHAN: Dengar! Di Rama terdengar ratapan, tangisan yang pahit pedih: Rahel menangisi anak-anaknya, ia tidak mau dihibur karena anak-anaknya, sebab mereka tidak ada lagi.”Yeremia 31:15 · TB
Terjemahan Baru
“TUHAN berkata, "Di Rama terdengar suara ratapan, dan keluh kesah yang diliputi kepedihan. Rahel meratapi anak-anaknya, ia tak mau dihibur sebab mereka sudah tiada.”Yeremia 31:15 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Thus saith the LORD; A voice was heard in Ramah, lamentation, and bitter weeping; Rahel weeping for her children refused to be comforted for her children, because they were not.”Yeremia 31:15 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Yeremia 31:15?
Ayat ini menggambarkan ratapan di Rama, tempat Rahel menangisi anak-anaknya yang tidak ada lagi. Ini merujuk pada pembuangan dan penderitaan Israel. Namun, dalam konteks yang lebih luas, ini juga menjadi gambaran kesedihan yang mendalam yang Tuhan perhatikan dan akan dijawab dengan pemulihan.
Latar belakang
Rahel Menangis untuk Anak-anaknya
Tuhan menyampaikan gambaran tentang Rahel, ibu leluhur, yang meratap di Rama karena anak-anaknya (keturunan Israel) tidak ada lagi karena pembuangan. Ini melambangkan kesedihan yang mendalam atas kehilangan dan penderitaan bangsa.
Di mana
Rama
Di dekat Rama, sebuah kota di wilayah Benyamin
Kapan
~600 SM
Nabi-nabi pra-pembuangan
Yang berbicara
Tuhan
Firman Tuhan, sumber penghiburan
Kepada
Umat Israel
Orang-orang yang berduka karena pembuangan
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
נְהִי
nehi · ratapan
Ratapan atau tangisan yang keras, biasanya dalam konteks perkabungan.
בָּכָה
bakah · menangisi
Menangis, meratap, atau mengeluarkan air mata.
אֵינֶנּוּ
enennu · tidak ada lagi
Tidak ada, hilang, atau telah tiada.
Kata-kata ini menunjukkan kesedihan yang mendalam dan kehilangan total. Ratapan Rahel mewakili duka kolektif yang begitu besar, tetapi juga menjadi awal dari janji pemulihan.
Tahukah kamu
Rama dan Rahel
Rama adalah kota tempat para tawanan dikumpulkan sebelum dibawa ke Babel. Makam Rahel secara tradisional terletak di dekat Betlehem, tetapi ada tradisi yang menghubungkannya dengan Rama.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Yeremia 31:15
Matius 2:18
Digenapi pada pembantaian
“Terdengarlah suara di Rama, tangis dan ratap yang amat sedih; Rahel menangisi anak-anaknya, dan ia tidak mau dihibur, sebab mereka tidak ada lagi.”
Kejadian 35:19
Tempat Rahel dikubur
“Rahel mati dan dikuburkan di sisi jalan ke Efrata, yaitu Betlehem.”
Yeremia 31:16
Berhenti menangis
“Tahanlah suaramu dari menangis dan matamu dari air mata karena pekerjaanmu akan diberi upah, firman TUHAN, dan mereka akan datang kembali dari negeri musuh.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Yeremia 31:15
✕ Sering dikira
Ayat ini hanya tentang Rahel secara harfiah menangis di Rama.
✓ Yang sebenarnya
Rahel di sini adalah simbol dari ibu Israel yang berduka atas pembuangan anak-anaknya.
✕ Sering dikira
Ayat ini tidak ada hubungannya dengan nubuat mesianik.
✓ Yang sebenarnya
Matius 2:18 mengutip ayat ini untuk menggambarkan penderitaan para ibu saat pembantaian anak-anak oleh Herodes.
Renungan
Renungan Singkat Yeremia 31:15
Tuhan melihat setiap air mata kita dan mendengar ratapan kita. Saat kita berduka karena kehilangan atau penderitaan, kita dapat datang kepada Tuhan yang peduli. Dia tidak membiarkan kita berduka tanpa pengharapan; Dia akan memulihkan.
Tuhan, Engkau melihat air mataku dan mendengar ratapanku; tolonglah aku dan pulihkanlah keadaanku. Amin.